7 Pilihan Ikan Tinggi Albumin, Cegah Sakit Ginjal dan Hati

Ikan Gabus. Ikan Tinggi Albumin untuk Cegah Sakit Ginjal dan Hati

InfoTangerang.id- Albumin merupakan jenis protein yang dibuat oleh organ hati untuk menjaga cairan agar tidak bocor dari pembuluh darah ke jaringan lainnya.

Tanpa albumin yang cukup, cairan dapat keluar dari darah dan menumpuk di paru-paru, perut, atau bagian tubuh lain. Kadar albumin dalam darah yang rendah juga menjadi salah satu indikasi penyakit hati maupun ginjal.

Jika hati rusak atau kurang gizi, organ ini mungkin tidak menghasilkan cukup albumin. Serupa, ginjal yang rusak akan mengeluarkan terlalu banyak albumin dari tubuh melalui urine.

Makanan yang mengandung albumin tinggi umumnya merupakan bahan pangan kaya protein, seperti ikan. Bukan hanya tubuh manusia, albumin berperan penting dalam proses metabolisme pada tubuh ikan.

Albumin pada ikan juga berfungsi menjaga tekanan osmotik darah, serta membantu mengangkut metabolit, seperti asam lemak, hormon, dan bilirubin.

Berikut 7 pilihan ikan tinggi albumin yang baik untuk dikonsumsi:

1. Ikan Gabus
Ikan gabus adalah ikan air tawar yang populer karena mengandung albumin dalam jumlah melimpah yang banyak diaplikasikan untuk tujuan kesehatan dalam 10 hingga 15 tahun terakhir.

Berdasarkan penelitian, kadar albumin dalam protein daging pada ikan dengan nama ilmiah Channa striata ini sekitar 13,44 persen. Sementara proporsi albumin dalam protein terlarut pada jenis ikan ini mencapai angka 54,14 persen.

Tidak hanya albumin, 100 gram ikan gabus segar secara umum mengandung 16,2 gram protein, 0,5 gram lemak, dan 2,6 gram karbohidrat.

Berdasarkan catatan Data Komposisi Pangan Indonesia, ikan ini turut dilengkapi dengan mineral kalsium sebanyak 170 miligram, fosfor 139 miligram, kalium 254 miligram, dan 0,1 miligram zat besi.

2. Ikan Bandeng
Ikan bandeng mudah ditemukan di pasar Indonesia dan yang dipelihara di kolam memiliki albumin lebih tinggi dibandingkan gabus.

Ikan dengan nama ilmiah Chanos chanos ini menawarkan 22,71 persen albumin dalam protein dagingnya, sedangkan proporsi albumin pada protein terlarutnya sekitar 86,15 persen.

Ikan bandeng segar dengan berat 100 gram pun mengandung sekitar 20 gram protein dan 4,8 gram lemak. Selain itu, ikan bandeng turut menyimpan dengan berbagai mineral penting, seperti kalsium senilai 20 miligram, fosfor 150 miligram, zat besi 2 miligram, serta kalium sebanyak 271,1 miligram.

3. Ikan Kembung
Ikan ini menyimpan sekitar 12,37 persen kadar albumin dalam protein daging, serta 46,41 persen albumin pada protein terlarut. Kembung mentah dengan bobot 100 gram mengandung 21,3 gram protein, 3,4 gram lemak, dan 2,2 gram karbohidrat.

Dari segi mineral, ikan dengan nama Latin Rastrelliger kanagurta tersebut dilengkapi dengan 136 miligram kalsium, 69 miligram fosfor, 0,8 miligram besi, serta 245 miligram kalium.

4. Ikan Layang
Ikan layang, Decapterus russelli memiliki kadar albumin dalam protein daging sekitar 6,87 persen. Sementara itu, proporsi albumin dalam protein terlarut pada jenis ikan ini mencapai angka 41,2 persen.

Masih menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, ikan layang dengan berat 100 gram menawarkan 22 gram protein dan 1,7 gram lemak. Bahan pangan ini juga kaya mineral penting, termasuk 50 miligram kalsium, 150 miligram fosfor, serta 2 miligram zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh.

5. Ikan Tuna
Ikan yang memiliki sumber protein yang baik ini mengandung albumin serta nutrisi penting lainnya seperti selenium dan vitamin D.

6. Ikan Mackerel
Selain kaya akan asam lemak omega3, protein, dan albumin. Konsumsi mackerel dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan mendukung kesehatan hati.

7. Ikan Salmon
Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3, protein, dan albumin. Omega-3 dalam salmon terkenal akan manfaatnya dalam menjaga kesehatan jantung dan otak.

Penting untuk diingat bahwa pola makan sehat haruslah seimbang dan disertai dengan gaya hidup aktif serta menghindari faktor risiko lainnya yang dapat memengaruhi kesehatan organ tubuh. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan individu.