INFOTANGERANG.ID- Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, sepeda listrik kini semakin diminati sebagai solusi mobilitas harian.
Praktis, hemat biaya, dan bebas emisi, sepeda listrik menjadi alternatif menarik untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah.
Namun, seiring bertambahnya jumlah pengguna, muncul satu pertanyaan penting yang sering dicari: berapa harga baterai sepeda listrik.
Mengingat baterai merupakan komponen utama sekaligus paling mahal, memahami jenis dan kisaran harganya menjadi hal krusial sebelum memutuskan membeli atau mengganti unit lama.
Pentingnya Mengetahui Harga Baterai Sepeda Listrik
Bagi pengguna lama maupun calon pembeli, pengetahuan tentang harga baterai, jenis teknologi, serta cara perawatannya dapat membantu menjaga efisiensi biaya dan memperpanjang usia pakai sepeda listrik. Dengan pilihan baterai yang tepat, performa tetap optimal tanpa harus sering mengeluarkan biaya besar.
Hingga pertengahan 2025, terdapat tiga jenis baterai utama yang umum digunakan pada sepeda listrik di Indonesia. Masing-masing memiliki karakteristik dan kisaran harga yang berbeda.
1. Baterai Lithium-ion
Lithium-ion menjadi jenis baterai paling populer saat ini. Kelebihannya terletak pada bobot yang ringan, performa stabil, dan umur pakai yang relatif panjang.
Meski harga baterai sepeda listrik ini lebih tinggi dibanding jenis lain, baterai ini dinilai paling efisien untuk penggunaan harian, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
2. Baterai Lead Acid (Aki Basah/Kering)
Lead acid dikenal sebagai opsi paling ekonomis. Harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik utamanya, namun baterai ini memiliki bobot lebih berat dan usia pakai lebih pendek.
Cocok untuk sepeda listrik yang jarang digunakan atau hanya untuk aktivitas ringan di sekitar rumah.
3. Baterai LiFePO4 (Lithium Iron Phosphate)
Teknologi LiFePO4 mulai banyak dilirik pada 2025. Keunggulannya meliputi daya tahan tinggi terhadap suhu panas, tingkat keamanan lebih baik, serta umur pakai yang lebih panjang.
Meski dibanderol lebih mahal, baterai ini cocok untuk pengguna yang mengutamakan keandalan jangka panjang.
Kisaran Harga Ganti Baterai Sepeda Listrik
Harga penggantian baterai sepeda listrik sangat bergantung pada kapasitas, merek, dan jenis baterai. Berikut gambaran kisaran biaya yang umum ditemui di pasaran.
Berdasarkan Kapasitas
- 36V 10Ah (penggunaan dasar): sekitar Rp2 juta – Rp3,5 juta
- 48V 12Ah (kelas menengah): sekitar Rp3,5 juta – Rp5,5 juta
- 60V 20Ah (performa tinggi): sekitar Rp5,5 juta – Rp8 juta
Berdasarkan Merek
- Ofero: kisaran Rp3,5 juta – Rp6,5 juta
- United: kisaran Rp4 juta – Rp7 juta
- Volta: kisaran Rp3,8 juta – Rp6 juta
- Gesits: kisaran Rp6,5 juta – Rp9 juta (beberapa tipe kompatibel dengan sepeda listrik)
Berdasarkan Jenis Baterai
- Lead Acid: sekitar Rp1,5 juta – Rp3 juta
- Lithium-ion: sekitar Rp3 juta – Rp7 juta
- LiFePO4: sekitar Rp4,5 juta – Rp8,5 juta
Tips Agar Baterai Sepeda Listrik Lebih Awet
Agar biaya penggantian tidak terlalu sering, pengguna disarankan untuk:
- Menghindari pengisian daya berlebihan (overcharge)
- Tidak membiarkan baterai kosong terlalu lama
- Mengisi daya menggunakan charger asli
- Menyimpan sepeda listrik di tempat bersuhu stabil
- Dengan perawatan yang tepat, usia baterai sepeda listrik bisa bertahan lebih lama dan tetap efisien digunakan.

