INFOTANGERANG.ID- PT Kereta Api Indonesia (Persero) terpaksa membatalkan 38 perjalanan kereta api imbas banjir di jalur rel, khususnya di wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.
Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa banjir di jalur rel membuat operasional kereta tidak memungkinkan berjalan normal.
“Seiring bertambahnya titik banjir dan meningkatnya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi. Mulai dari pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api untuk meminimalkan risiko keselamatan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Minggu 18 Januari 2026.
Pemantauan Intensif dan Normalisasi Banjir di Jalur Rel
Hingga saat ini, KAI masih melakukan pemantauan ketat dan pemeriksaan teknis di lapangan. Petugas prasarana dan sarana dikerahkan untuk mempercepat normalisasi lintasan, termasuk penguatan badan jalan rel yang terdampak banjir.
Tak hanya itu, KAI juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta instansi teknis terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir di sejumlah titik rawan.
“Kami berkomitmen menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan,” tambah Anne.
KAI juga mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan hingga kondisi lintasan kembali aman dilalui.
Daftar 38 Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan
Berikut daftar perjalanan KA yang dibatalkan per 18 Januari 2026:
- KA 1B Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
- KA 2B Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi)
- KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
- KA 20 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
- KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
- KA 30F Argo Anjasmoro (Gambir – Surabaya Pasar Turi)\KA 146–147 Blambangan Ekspres
- KA 148–145 Blambangan Ekspres
- KA 151 Brantas (Blitar – Pasar Senen)
- KA 152 Brantas (Pasar Senen – Blitar)
- KA 175 Menoreh
- KA 178 Tawang Jaya Premium
- KA 181–182 Kamandaka
- KA 183–184 Kamandaka
- KA 217 Kaligung
- KA 218 Kaligung
- KA 216 Kaligung
- KA 213 Kaligung
- KA 263 Ambarawa Ekspres
- KA 264 Ambarawa Ekspres
- KA 269 Matarmaja
- KA 270 Matarmaja
- KA 203 Tegal Bahari
- KA 204 Tegal Bahari
- KA 137B Parahyangan
- KA 138B Parahyangan
- KA 46 Taksaka
- KA 47 Taksaka
- KA 129B Papandayan
- KA 130B Papandayan
- KA 50F–51F Purwojaya
- KA 52–49 Purwojaya
- KA 132B Parahyangan
- KA 133B Parahyangan
- KA 171–174 Ciremai
- KA 173–172 Ciremai
- KA 7003 Sembrani Tambahan
- KA 7004 Sembrani Tambahan
Banjir memang belum sepenuhnya reda, namun langkah antisipatif KAI diharapkan mampu menjaga keselamatan penumpang sekaligus mencegah risiko yang lebih besar di lintasan rel.

