INFOTANGERANG.ID- Peredaran narkoba etomidate kembali menjadi sorotan setelah kepolisian berhasil mengamankan dua perempuan yang diduga terlibat dalam distribusi barang terlarang tersebut di wilayah Jakarta Barat dan Kota Tangerang.
Pengungkapan kasus ini dilakukan secara bertahap selama dua hari berturut-turut, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di sebuah apartemen di Jakarta Barat.
Kanit Unit 1 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto, menjelaskan bahwa penindakan dilakukan pada Senin dan Selasa, 2–3 Februari 2026, di dua lokasi berbeda.
“Petugas mengamankan dua orang perempuan di wilayah Jakarta Barat dan Kota Tangerang berdasarkan hasil pengembangan laporan warga,” ujar Ari dalam keterangannya, Rabu 4 Februari 2026.
Penangkapan pertama menyasar seorang perempuan berinisial S (37) di Lobby Bougenville Apartemen Seasons City, Tambora, Jakarta Barat.
Narkoba Etomidate Disimpan dalam Pembalut
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan satu kartrid etomidate yang disembunyikan secara tidak lazim, yakni dibungkus warna hitam dan disimpan di dalam pembalut.
Saat dilakukan penggeledahan lanjutan di kediamannya, polisi kembali menemukan puluhan kartrid etomidate lain yang disimpan dalam plastik ziplock di kamar tersangka.
Total, sebanyak 45 kartrid etomidate diamankan dari lokasi tersebut.
Kepada penyidik, S sempat mengklaim bahwa barang tersebut bukan miliknya dan mengaku hanya menerima titipan dari seorang rekannya.
Pengembangan kasus kemudian mengarah pada tersangka kedua berinisial F (39). Sehari setelah penangkapan S, polisi bergerak ke kawasan Perumahan Green Lake Cluster Eropa, Cipondoh, Kota Tangerang.
Di lokasi tersebut, F menyerahkan sebuah kotak transparan kepada petugas. Di dalamnya terdapat 37 bungkus kartrid etomidate yang diduga siap diedarkan.
“Total barang bukti yang disita dari dua lokasi mencapai 82 pieces etomidate,” ungkap Ari.
Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam peredaran narkotika jenis etomidate tersebut.

