INFOTANGERANG.ID- The Changcuters, grup yang dikenal lewat energi panggung eksplosif ini resmi mengumumkan tur konser ke Inggris pada April 2026 dengan tajuk “Berangkat ke UK.”
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @thechangcuters, pada 10 Februari 2026.
Tur The Cangcuters ini menjadi salah satu langkah besar dalam perjalanan panjang karier musik mereka.
Tur “Berangkat ke UK” akan berlangsung selama kurang lebih 12 hari, mulai 12 hingga 23 April 2026.
Tiga kota utama di Inggris yang akan menjadi panggung mereka adalah:
- Newcastle
- Edinburgh
- London
Newcastle dijadwalkan menjadi kota pembuka tur.
Setelah itu, The Changcuters akan menyapa penggemar di Edinburgh sebelum akhirnya menutup rangkaian konser di London.
London disebut-sebut sebagai destinasi impian band ini sejak lama.
Kota tersebut bukan hanya ikon musik dunia, tetapi juga punya makna personal bagi perjalanan musikal mereka.
Dari Lagu “Hijrah ke London” The Cangcuters ke Panggung Sesungguhnya
Rencana tur ke Inggris ini tak lepas dari lagu mereka yang berjudul “Hijrah ke London”, dirilis hampir dua dekade lalu.
Lagu tersebut kini seperti menemukan makna baru.
Dalam unggahan media sosialnya, The Changcuters menuliskan bahwa lagu itu tak lagi sekadar lirik, melainkan telah berubah menjadi perjalanan nyata.
“Kini lagu itu tidak berhenti di lirik. Ia menjelma menjadi langkah, rute, menjadi sebuah perjalanan yang akhirnya kami jalani,” tulis mereka.
Tak heran jika lagu “Hijrah ke London” dipastikan masuk dalam setlist konser selama tur berlangsung.
Meski daftar lagu lengkap belum diumumkan, antusiasme penggemar sudah terasa, terutama dari diaspora Indonesia di Inggris.
Perjalanan menuju Inggris ini juga mengingatkan pada kisah mereka pada 2020 saat merilis single “Cari Rasa.”
Kala itu, The Changcuters sempat berencana merekam lagu tersebut di studio legendaris Abbey Road di London.
Namun rencana rekaman langsung di studio ikonik tersebut tak sempat terwujud. Meski begitu, mereka tetap berhasil mengirim materi lagu ke Abbey Road untuk proses mastering.
The Changcuters bekerja sama dengan teknisi kenamaan Geoff Pesche, sosok di balik mastering lagu-lagu musisi dunia seperti The Killers hingga David Bowie.
Kolaborasi itu menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan musikal mereka.
Kini, pada April 2026, mimpi “hijrah” ke London tak lagi sekadar simbol dalam lagu.
Mereka benar-benar akan berdiri di panggung Inggris, membawa warna rock and roll khas Indonesia ke negeri yang dikenal sebagai salah satu pusat musik dunia.
Tur ini bukan hanya soal konser, tetapi juga tentang pembuktian bahwa mimpi lama bisa menjadi nyata ketika terus diperjuangkan.
View this post on Instagram

