INFOTANGERANG.ID- Ketersediaan BBM Shell Super kembali menjadi sorotan publik.

Dalam beberapa waktu terakhir, stok bensin Shell jenis Super terpantau kosong di banyak SPBU, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).

Pantauan di lapangan menunjukkan, kondisi kelangkaan BBM Shell Super ini sudah dirasakan konsumen sejak beberapa pekan terakhir.

Di sejumlah daerah seperti Bekasi, stok sempat tersedia pada awal Januari 2026, namun kembali habis dalam waktu singkat.

Hingga kini, Shell Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab detail kelangkaan tersebut.

Ketersedian BBM Shell Super di Jabodetabek

Berdasarkan informasi dari laman resmi Shell Indonesia per 30 Januari 2026, jumlah SPBU yang masih memiliki stok Shell Super di wilayah Jabotabek semakin terbatas.

Berikut daftar lengkapnya:

Jakarta

Jakarta Barat

  • Shell Meruya Utara-1
  • Shell Peta Selatan-1

Jakarta Timur

  • Shell JGC-1

Jakarta Utara

  • Shell Kelapa Gading-1
  • Shell Semper-1 JKT

Tangerang

  • Shell Pamulang-1
  • Shell PIK-2

Bogor

  • Shell Cibinong-1
  • Shell Pajajaran-1

Bekasi

  • Shell Mangunjaya-1

Di luar SPBU tersebut, sebagian besar stasiun pengisian Shell di kawasan Jabotabek terpantau kehabisan stok Shell Super.

Meski langka di Jabotabek, BBM Shell Super masih tersedia di sejumlah kota lain. Di wilayah Banten, stok bisa ditemukan di Shell Ahmad Yani Cilegon dan Shell Serang Barat-1.

Sementara di Jawa Barat, bensin Super masih dijual di:

  • Shell Kota Baru Parahyangan-1 (Bandung)
  • Shell Pelajar Pejuang-1 (Bandung)
  • Shell Citraland-1 (Cirebon)
  • Shell Kesambi-1 (Cirebon)
  • Shell Syeh Quro-1 (Karawang)

Untuk wilayah Jawa Timur, ketersediaan BBM Shell relatif lebih stabil.

Di Surabaya saja, terdapat belasan SPBU yang masih menjual Shell Super, disusul Malang, Sidoarjo, Pasuruan, serta sejumlah kota lain seperti Gresik, Kediri, hingga Tuban.

Shell Ungkap Penyebab BBM Shell Super dan V-Power Masih Langka

Kelangkaan Shell Super dan Shell V-Power tak luput dari perhatian konsumen, terutama pengguna kendaraan modern yang membutuhkan BBM beroktan tinggi.

Menanggapi kondisi ini, Shell Indonesia akhirnya memberikan penjelasan.

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah terkait pasokan BBM.

Shell Indonesia, kata Ingrid, tengah mengurus rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan regulasi dan tata kelola yang berlaku.

Proses administratif ini disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran distribusi BBM Shell di dalam negeri.

Kelangkaan Shell Super dan V-Power menjadi perhatian karena kedua produk ini memiliki basis pelanggan loyal, khususnya di segmen kendaraan dengan spesifikasi mesin tertentu.

Publik kini menantikan langkah konkret agar pasokan BBM Shell kembali stabil dan pilihan bahan bakar di SPBU swasta bisa kembali lengkap seperti sebelumnya.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter