INFOTANGERANG.ID- Seorang perempuan muda berinisial EA (25) diduga nekat bunuh suami di Tangerang, Andi alias Joni (53), di kediaman mereka di Kapling Pinang RT/RW 02/03, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Peristiwa tragis tersebut kini tengah ditangani oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang, Polda Banten.
Aparat kepolisian masih mendalami kronologi istri bunuh suami di Tangerang kejadian sekaligus motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.
Kepala Satreskrim Polresta Tangerang, Kompol Septa Badoyo, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan penyidik terus mengumpulkan berbagai informasi untuk mengungkap fakta sebenarnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan bagaimana peristiwa itu terjadi dan apa motif di balik dugaan pembunuhan ini,” ujar Septa saat memberikan keterangan di Tangerang, Jumat.
Saat ini, perempuan berinisial EA yang diduga sebagai pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Tangerang.
Penyidik masih menggali keterangan dari yang bersangkutan guna memastikan kronologi kejadian secara detail.
Menurut Septa, pihak kepolisian masih membutuhkan waktu untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut.
“Kami mohon waktu, karena penyidik masih mendalami bagaimana kejadian sebenarnya,” katanya.
Informasi awal yang diterima kepolisian menyebutkan bahwa kasus ini terungkap setelah EA melaporkan kejadian tersebut sekaligus menyerahkan diri kepada aparat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Inafis Satreskrim Polresta Tangerang segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas juga mengevakuasi jasad korban guna dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Dalam proses olah TKP, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Selain itu, polisi juga memintai keterangan dari beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Iya benar, kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” jelas Septa.
Berdasarkan informasi sementara, korban diduga tewas setelah mengalami luka akibat senjata tajam yang digunakan oleh terduga pelaku.
Luka tersebut diduga menjadi penyebab utama kematian korban.
Kasus ini pun masih terus didalami oleh penyidik untuk memastikan secara pasti rangkaian peristiwa serta motif yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
Polisi memastikan akan menyampaikan perkembangan penyidikan kepada publik setelah proses pemeriksaan dan pengumpulan bukti selesai dilakukan.

