Kesempatan Emas! Beasiswa Indonesia Maju D4-S1: Bebas Usia, Bebas IPK, Kuliah Gratis

Infotangerang.id- Beasiswa Indonesia Maju (BIM) untuk tingkat D4 dan S1 telah resmi dibuka sejak tanggal 2 Mei 2024.

Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Pendaftaran BIM juga tersedia untuk semua usia dan tidak memerlukan syarat IPK minimum bagi para calon pendaftar.

Wah kesempatan emas nih untuk yang ingin melanjutkan tanpa perlu khawatir dengan persyaratan usia maupun nilai IPK.

Bagi yang ingin berkuliah di universitas dalam negeri, kamu tidak perlu melampirkan sertifikat Bahasa Inggris seperti TOEFL.

Namun, bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri, akan ada persyaratan minimal TOEFL sebesar 80 TOEFL IBT, 58 untuk PTE, atau minimal 6,5 untuk IELTS.

Beasiswa BIM tahun 2024 kali ini menyediakan dukungan keuangan untuk pendidikan, biaya transportasi, dan bahkan pembiayaan visa bagi mahasiswa yang berhasil lolos seleksi.

Calon pendaftar perlu memahami bahwa Beasiswa BIM 2024 ditujukan untuk siswa SMA, SMK, atau lulusan yang telah menunjukkan prestasi baik dalam ajang nasional maupun internasional.

Program ini terbagi menjadi dua: program beasiswa gelar dan non-gelar. Program beasiswa gelar, yang saat ini sedang dibuka, dikelola oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik).

Sementara itu, program beasiswa non-gelar, seperti Program Persiapan S1 Luar Negeri, diurus oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Untuk mendapatkan beasiswa BIM tahun 2024, calon pendaftar perlu memeriksa persyaratan, cakupan beasiswa, dan jadwal pendaftaran.

Cakupan Beasiswa Indonesia Maju D4-S1 untuk Program Bergelar

Pertama Cakupan BIM 2024 untuk program bergelar mencakup berbagai dukungan, seperti :

  1. Dana Pendidikan:Dana pendaftaran, SPP, tunjangan buku, bantuan penelitian tesis atau disertasi, dana untuk seminar internasional, publikasi jurnal internasional
  2. Dana Pendukung : dukungan transportasi, aplikasi visa/Residence permit, asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, tunjangan keluarga (khusus jenjang doktor), serta dana keadaan darurat. Program juga mencakup pengayaan afirmasi dan bahasa.
  3. Dana pendukung (penyandang disabilitas): Dana aplinasi visa pendamping Dana transportasi pendamping Dana asuransi kesehatan pendamping Dana tunjangan visa pendamping Dana tunjangan visa pendamping Biaya pendukung lainnya (tang ditetapkan BPPT)

Syarat pendaftaran untuk BIM 2024 program bergelar adalah sebagai berikut:

1.Calon harus merupakan Warga Negara Indonesia dengan bukti identitas yang sah dan tidak menjadi penduduk tetap di luar negeri.

2. Calon harus sudah diterima di perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri, melalui skema beasiswa yang telah ditetapkan oleh BPPT.

Hal ini harus dibuktikan dengan surat LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat yang masih berlaku hingga saat penandatanganan surat pernyataan sebagai penerima beasiswa.

3. Calon penerima beasiswa untuk program gelar D4 atau S1 harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA/SMK/sederajat dan memiliki ijazah atau surat keterangan lulus, serta melampirkan raport atau transkrip dari:
  • Sekolah di dalam negeri atau Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M).
  • Atau sekolah di luar negeri yang telah disetarakan dengan sekolah dalam negeri oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbudristek.

4. Jika pendidikan sebelumnya ditempuh di luar negeri, maka calon harus menunjukkan ijazah yang telah disetarakan dan IPK yang telah dikonversi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

5.Bagi calon penerima beasiswa yang memiliki disabilitas, mereka harus melampirkan:

  • Surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari rumah sakit atau dokter sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Surat persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri yang ditandatangani di atas meterai Rp 10.000,00.
  • Surat permohonan pendampingan sesuai dengan kebutuhan aktivitas disabilitas.

6. Menyertakan surat keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit, puskesmas, atau klinik, serta surat keterangan bebas narkoba dari dokter yang berasal dari lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba.

Surat-surat tersebut harus berlaku paling lama enam bulan sejak tanggal pendaftaran.

7.Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa Bergelar sesuai dengan format yang ditentukan oleh BPPT.

8.Tidak sedang menjalani pendidikan, kecuali untuk program ongoing skema Calon Guru SMK dan S3 Pendidikan Perguruan Tinggi Akademik (PTA).

9.Tidak mengambil jenjang pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan sebelumnya.

10.Tidak sedang mendaftar atau menerima beasiswa Tanpa Gelar (non-degree) dari LPDP sampai status sebagai penerima beasiswa ditetapkan.

11.Tidak sedang mendaftar atau menerima beasiswa gelar dari LPDP atau sumber pembiayaan lainnya sampai status sebagai penerima beasiswa ditetapkan.

12.Tidak akan mendaftar atau mengikuti seleksi CASN atau PPPK sampai status sebagai penerima beasiswa ditetapkan.

13.Beasiswa hanya berlaku untuk pendaftar yang mengikuti pendidikan melalui jalur masuk reguler di Perguruan Tinggi yang ditentukan oleh BPPT.

Beasiswa tidak berlaku untuk kelas-kelas seperti:

  • Kelas eksekutif
  • Kelas khusus
  • Kelas karyawan
  • Kelas jarak jauh
  • Kelas yang tidak diselenggarakan di Perguruan Tinggi utama
  • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara, kecuali untuk program joint degree/dual degree tingkat S3 PTA
  • Kelas internasional khusus untuk tujuan dalam negeri
  • Kelas lain yang tidak memenuhi standar pelaksanaan kelas reguler
  • Mahasiswa yang diterima melalui skema seleksi mandiri.

14.Calon pendaftar diminta untuk menulis esai atau karangan yang berisi tentang komitmen mereka untuk memberikan kontribusi kepada instansi asal atau negara setelah menyelesaikan studi.

Esai tersebut harus mencakup deskripsi diri, deskripsi peran yang akan diambil, cara untuk mewujudkan peran tersebut, serta penilaian diri yang meliputi kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman yang kurang membanggakan, serta hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali.

Ketentuan ini disesuaikan dengan pedoman Juknis BPI 2024.

15.Calon pendaftar juga diharuskan memenuhi persyaratan khusus yang berlaku untuk masing-masing jenjang studi.

Persyaratan khusus untuk calon penerima Beasiswa Indonesia Maju 2024

Untuk calon penerima beasiswa jenjang D4/S1 Beasiswa Indonesia Maju 2024 adalah sebagai berikut:

1. Harus memiliki surat rekomendasi sebagai calon penerima Beasiswa Bergelar D4/S1 BIM dari Puspresnas, khususnya untuk peserta program persiapan.

2. Harus memiliki sertifikat prestasi yang diperoleh dalam tiga tahun terakhir, dengan ketentuan prestasi sebagai berikut:

Prestasi pada ajang yang diselenggarakan atau difasilitasi oleh Puspresnas, dengan kategori:

  • Tingkat nasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), dan 3 (perunggu).
  • Tingkat internasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), 3 (perunggu), atau penghargaan khusus di tingkat internasional.

Prestasi pada ajang yang diselenggarakan atau difasilitasi oleh pihak lain selain Puspresnas, yang telah dikurasi oleh Puspresnas, dengan kategori:

  • Tingkat nasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), dan 3 (perunggu).
  • Tingkat internasional setara juara 1 (emas), 2 (perak), 3 (perunggu), atau penghargaan khusus di tingkat internasional.
  • Prestasi pada non-ajang yang diselenggarakan atau difasilitasi oleh pihak lain selain Puspresnas, yang telah dikurasi oleh Puspresnas.

3.Calon penerima Beasiswa Bergelar S1 BIM Luar Negeri harus melampirkan sertifikat Scholastic Assessment Test (SAT) dengan skor setara atau lebih besar dari 1.200.

4.Wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang setara dengan gelar BSc Honours bagi calon penerima Beasiswa Bergelar S1 BIM Luar Negeri.

5.Bagi calon penerima beasiswa yang berusia di bawah 18 tahun dan memerlukan pembiayaan tambahan untuk syarat visa di luar komponen yang disediakan oleh Kemendikbud Ristek, biaya tersebut harus ditanggung sepenuhnya oleh penerima beasiswa.

Cara mendaftar untuk Beasiswa Indonesia Maju 2024 adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan pendaftaran secara daring melalui situs web resmi www.beasiswa.kemdikbud.go.id.
  2. Unggah semua dokumen persyaratan dan lengkapi formulir yang disediakan sesuai dengan jenis beasiswa yang diminati di laman www.beasiswa.kemdikbud.go.id.

Mekanisme seleksi untuk Beasiswa Indonesia Maju 2024 terdiri dari:

  1. Seleksi administrasi, yang meliputi validasi dokumen untuk memastikan kesesuaian dan kebenaran informasi.
  2. Seleksi substansi, yang mencakup wawancara yang menilai aspek kemampuan akademik, keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaan.

Jadwal pendaftaran Beasiswa Indoneisa Maju 2024 adalah sebagai berikut:

  • Pendaftaran: 2 Mei – 31 Mei 2024
  • Pendaftaran tambahan: 2 Mei – 15 Juni 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: akan diumumkan di laman Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)
  • Pengumuman hasil seleksi substansi/wawancara: akan diumumkan di laman BPI
  • Proses daftar ulang: akan diumumkan di laman BPI

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa BIM 2024 bergelar, silakan cek laman resmi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Selamat mencoba!