Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi Meningkat Jelang Imlek 2023

Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Infotangerang.id – PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten memprediksi terjadi peningkatan pergerakan penumpang di terminal penerbangan itu saat menjelang perayaan Imlek 2023.

Hal itu dipicu, karena adanya cuti bersama perayaan Tahun Baru Imlek serta ada kelonggaran akibat pencabutan PPKM. 

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarn Hatta, M Holik Muardi mengatakan bahwa puncak arus libur Imlek telah terjadi pada Jumat (20/01) kemarin dengan presentase kenaikan penumpang mencapai 12 persen.

“Untuk prediksi kami puncak arus mudik dan libur Imlek itu terjadi Kemarin, dengan jumlah pergerakan penumpang yang biasa sekitar 120 ribu, dan meningkat menjadi sekitar 136 ribu penumpang,” kata Holik di Tangerang, Sabtu (21/01/2023).

Ia menyebutkan, penyebab terjadinya peningkatan pergerakan penumpang penerbangan adalah salah satunya sudah ditiadakanya Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan ditambah dengan adanya cuti bersama pada Senin (23/01).

“Kelonggaran peraturan yang dilakukan pemerintah dengan dihapusnya kebijakan PPKM juga pemicu. Sehingga antusias masyarakat melakukan perjalanan meningkat,” ujarnya.

Ia menuturkan, dari pergerakan penumpang sebanyak 135.677 orang itu telah terjadi pada hari Jumat kemari. Dan dari jumlah seratusan ribu orang itu, 71.661 orang diantaranya merupakan penumpang yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.

“Sedangkan yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 64.016 penumpang pada hari ini. Dan jumlah 135.677 orang tersebut merupakan total keseluruhan pergerakan penumpang pada Terminal 1, 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta,” tuturnya.

Adapun untuk rincian pergerakan penumpang diantaranya seperi di Terminal 1 sebanyak 25.075 penumpang, Terminal 2 terdapat 44.520 penumpang dan pada Terminal 3 ada 66.082 penumpang.

“Sementara untuk penerbangan juga mengalami peningkatan dengan jumlah 986 penerbangan. Jumlah pergerakan pesawat, terdiri dari 489 pesawat yang lepas landas dan 497 penerbangan lainnya,” ungkapnya.

Kemudian, dia menjelaskan, tujuan perjalanan para calon penumpang domestik di dominasi dengan tujuan kota-kota besar dan yang masih menjadi favorit seperti tujuan Bali dan Makassar.

“Untuk keberangkatan dan kedatangan yang kami lihat tujuan favoritnya adalah Bali, lalu Kualanamu, serta Makassar dan Pontianak,” jelasnya.

Sementara itu, untuk perjalanan Internasional masih di dominasi keberangkatan menuju negara Singapura, Kuala Lumpur, Jeddah dan Madinah.

“Kalau untuk penerbangan internasional itu ada Singapura, Kuala lumpur, juga Jeddah dan Madinah, karena memang penumpang umroh masih mendominasi saat ini,” kata dia. (AZM/ASN)
[20.59, 21/1/2023] +62 812-8338-1869: Sambut Imlek, Warga Tionghoa Kota Tangerang, Sajikan Hidangan Khas Kue Keranjang dan Ikan Ceng Cuan

InfoTangerang.id – Warga keturunan Tionghoa di kelurahan Mekarsari, Neglasari, Kota Tangerang, mulai mempersiapkan hidangan untuk persembahan menyambut Tahun Baru Imlek 2574.

“Ini setiap tahun, kita melakukan perayaan seperti ini, dengan menyediakan hidangan untuk para tamu,” ujar Cun Tjie, saat ditemui, Sabtu (21/1/2023).

Tak hanya itu, penyediaan hidangan tersebut, sebagai bentuk penghormatan juga terhadap para mendiang yang telah mendahului.

Adapun makanan yang disajikan berupa kue keranjang. Selain itu, ada Ikan Ceng Cuan atau disebut ikan bandeng yang menjadi makanan khas Tahun Baru Imlek di Tangerang, atau

Pasalnya, dengan adanya ikan bandeng dan semakin besar ikannya, makin besar pula keberuntungannya.

Kemudian, tersedia juga jeruk mandarin, dalam bahasa Cina kata jeruk dan emas memiliki kemiripan dalam pengucapan dan penulisan.

Dengan begitu, adanya kepercayaan jeruk Mandarin mewakili simbol pembawa keberuntungan dan kekayaan bagi orang Tionghoa.

Tak hanya itu ada mie goreng, yang memiliki simbol umur yang panjang, kebahagiaan yang melimpah dan rezeki yang berlimpah. (MAY)

Foto : Rumah Warga Tionghoa yang berada di Kp Sewan, Mekarsari, Negalasari Kota Tangerang, Sabtu (21/1/2023). (MAY/ASN)