INFOTANGERANG.ID- Stasiun Jatake resmi mulai beroperasi pada Rabu (28/1/2026) dan langsung menjadi bagian dari jalur Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung.
Kehadiran stasiun baru ini menambah daftar stasiun di lintas green line sekaligus memperluas akses transportasi massal bagi masyarakat penyangga Jakarta.
Stasiun Jatake berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tepat di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang.
Peresmian stasiun ini dijadwalkan dilakukan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin.
Dengan beroperasinya Stasiun Jatake, rute perjalanan Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung kini dilayani melalui rangkaian:
Tanah Abang – Palmerah – Kebayoran – Pondok Ranji – Jurang Mangu – Sudimara – Rawa Buntu – Serpong – Cisauk – Cicayur – Jatake – Parung Panjang – Cilejit – Daru – Tenjo – Tigaraksa – Cikoya – Maja – Citeras – Rangkasbitung.
Stasiun Jatake Mempermudah Mobilitas Pekerja Ibu Kota
Hadirnya Stasiun Jatake dinilai menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pekerja yang setiap hari beraktivitas lintas wilayah menuju Jakarta.
Data KAI mencatat tren peningkatan signifikan jumlah pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung dalam beberapa tahun terakhir.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa pada 2018 jumlah pengguna mencapai 54,17 juta orang, meningkat menjadi 55,63 juta pada 2019.
Pandemi Covid-19 sempat menekan mobilitas hingga 26,83 juta pengguna pada 2020.
“Sejak 2021, pergerakan masyarakat kembali tumbuh secara konsisten,” ujar Anne.
Jumlah pengguna tercatat 42,11 juta pada 2021, 43,32 juta pada 2022, melonjak menjadi 62,09 juta pada 2023, meningkat lagi menjadi 70,00 juta pada 2024, dan mencapai 77,55 juta pengguna sepanjang 2025.
Menurut Anne, tren tersebut menegaskan peran Commuter Line sebagai tulang punggung mobilitas ekonomi harian, terutama bagi pekerja sektor industri, jasa, logistik, hingga pelaku UMKM di wilayah penyangga Jakarta.
Sebelum resmi dibuka untuk umum, Stasiun Jatake telah melalui uji fungsi dan simulasi operasional bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan pada awal Januari 2026.
Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan kesiapan layanan memenuhi standar.
“Kehadiran Stasiun Jatake memperkuat jaringan Commuter Line sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat Kabupaten Tangerang sebagai wilayah penyangga Jakarta,” tegas Anne.
“Kami optimistis stasiun ini akan meningkatkan efisiensi mobilitas dan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan.”

