INFOTANGERANG.ID- Motor trail bekas 150 cc masih menjadi incaran menarik bagi pecinta petualangan ringan hingga penghobi trabasan.

Selain dikenal tangguh melibas tanah, pasir, dan bebatuan, motor trail di kelas ini juga dinilai cukup fleksibel untuk penggunaan harian.

Kabar baiknya, pasar motor second menawarkan banyak pilihan motor trail bekas 150 cc dengan banderol ramah kantong.

Cukup dengan dana sekitar Rp10–20 jutaan, konsumen sudah bisa membawa pulang motor dari merek ternama yang kondisinya masih layak pakai, perawatan mudah, serta ketersediaan suku cadang melimpah.

Tak heran, segmen motor trail bekas masih diminati karena memberikan kombinasi harga terjangkau dan performa yang memadai.

Update Harga Motor Trail Bekas 150 CC per Januari 2026

Berikut sejumlah rekomendasi motor trail bekas 150 cc yang harganya di bawah 20 jutaan per Januari 2026.

1. Honda CRF150L

Motor trail bekas 150 cc
Honda CRF150L

Rekomendasi motor trail bekas 150 cc bekas yang pertama adalah Honda CRF150L.

Honda CRF150L menawarkan karakter berbeda dibanding rivalnya. Motor trail ini dikenal lebih ramah digunakan harian, dengan mesin yang halus, posisi duduk ergonomis, serta suspensi yang nyaman.

Dibekali sistem injeksi PGM-FI, konsumsi bahan bakarnya juga relatif efisien.

Untuk unit bekas tahun awal peluncuran, sekitar 2017–2019, harga Honda CRF150L berada di kisaran Rp15–20 jutaan.

CRF150L cocok bagi pengguna yang menginginkan motor trail yang bisa dipakai berangkat kerja, touring ringan, hingga sesekali turun ke jalur tanah.

2. Kawasaki KLX 150

Motor trail bekas 150 cc
Kawasaki KLX 150

Nama Kawasaki KLX 150 sudah identik dengan dunia motor trail di Indonesia.

Desainnya kental nuansa off-road dengan suspensi panjang, ground clearance tinggi, serta rangka kokoh yang siap diajak trabasan.

Mesin 150 cc satu silinder SOHC milik KLX 150 dikenal bandel dan mudah dirawat.

Di pasar motor bekas, KLX 150 keluaran lama hingga tahun 2015–2018 masih banyak diburu, dengan harga berkisar Rp12–18 jutaan tergantung kondisi dan kelengkapan surat.

Motor ini cocok untuk pemula yang ingin belajar trail, maupun penghobi yang membutuhkan motor tangguh tanpa biaya perawatan mahal.

3. Kawasaki D-Tracker 150

Motor trail bekas 150 cc
Kawasaki D-Tracker 150

Motor trail bekas 150 cc bekas dengan harga di bawah 20 jutaan yang selanjutnya adalah Kawasaki D-Tracker 15.

Motor ini cocok untuk yang menyukai tampilan trail namun lebih sering bermain di aspal.

Motor ini berbasis Kawasaki KLX 150, tetapi menggunakan velg dan ban kecil khas supermoto.

Harga bekas D-Tracker 150 berada di kisaran Rp13–19 jutaan, tergantung tahun dan kondisi.

Karakter handling yang lincah membuat motor ini nyaman digunakan harian dengan gaya berkendara agresif.

4. SM Sport GY150 Aries

Motor trail bekas 150 cc
SM Sport GY150 Aries

SM Sport GY150 Aries hadir sebagai opsi motor trail terjangkau dengan konsep dual purpose.

Motor ini pertama kali mencuri perhatian sejak diperkenalkan di IMOS 2018, dengan harga baru yang relatif murah di kelasnya.

Secara tampilan, GY150 Aries tetap mempertahankan ciri khas motor trail, seperti sepatbor gantung, setang trail, dan suspensi panjang.

Menariknya, motor ini dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 12 liter, lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Di pasar motor bekas, harga SM Sport GY150 Aries berada di kisaran Rp13–18 jutaan, tergantung tahun produksi dan kondisi unit.

5. Yamaha WR 155R (Kondisi Tertentu)

Motor trail bekas 150 cc
Yamaha WR 155R

Yamaha WR 155R sebenarnya masih tergolong mahal di pasar motor bekas.

Namun, beberapa unit dengan kondisi khusus, seperti kilometer tinggi, pemakaian hobi, atau tahun awal produksi, terkadang bisa ditemukan mendekati angka Rp20 jutaan.

Motor ini menawarkan performa paling bertenaga di kelasnya berkat mesin 155 cc berteknologi VVA dan pendingin cairan. WR 155R cocok bagi pengendara yang menginginkan sensasi trail modern dengan tenaga besar dan fitur lebih lengkap.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter