5 Cara Memilih Hewan Kurban yang Baik dan Berkualitas, Sesuai Syariat Islam

Cara Memilih Hewan Kurban yang berkualitas

Infotangerang.id– Memilih hewan Kurban berkualitas merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum penyembelihan.

Menjelang hari raya Idul Adha 1445 H/2024 M, umat Islam diseluruh dunia tentu tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah kurban.

Bagi umat muslim yang memiliki rezeki yang cukup, disarankan untuk berkurban sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Secara umum, hewan yang biasa digunakan untuk qurban meliputi kambing, domba, kerbau, sapi, atau unta.

Nah, bagi yang berniat untuk berkurban, penting untuk memilih hewan qurban berkualitas yang sehat dan bebas dari penyakit.

Memilih hewan yang berkualitas adalah penting dilakukan, karena untuk memastikan bahwa kurban kita sesuai dengan syariat Islam dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dengan cermat dalam pemilihan hewan kurban, jadi jangan sembarangan memilih.

Berikut faktor-faktor agar hewan kurban benar-benar layak untuk dikurbankan:

5 Cara Memilih Hewan Kurban Berkualitas

Cara Memilih Hewan Kurban
Cara Memilih Hewan Kurban Berkualitas sesuai Syariat Islam

Melansir dari Baznas atau Badan Amil Zakat Nasional, setidaknya ada 5 cara memilih hewan kurban yang baik dan berkualitas, yakni;

1. Memastikan Hewan Kurban

Langkah pertama dalam memilih hewan kurban adalah memastikan bahwa hewan tersebut sesuai dengan syariat dan juga keadaan finansial Anda.

Hewan yang boleh dijadikan kurban meliputi unta, kambing, domba, sapi, dan kerbau.

Selain itu, pastikan hewan yang dipilih adalah jantan dan tidak dikebiri.

Jika ingin berbagi daging dengan lebih banyak orang yang membutuhkan, maka sapi bisa menjadi pilihan terbaik.

Namun jika keadaan finansial kurang mencukupi, ada baiknya pilih kambing atau domba yang memiliki harga lebih terjangkau.

2. Umur Hewan yang Cukup

Selain memperhatikan jenisnya, penting juga untuk memeriksa usia hewan yang akan dikurbankan karena ada persyaratan umur yang berbeda-beda.

Pastikan hewan kurban yang dipilih sudah mencapai usia yang ditentukan. Untuk sapi, kerbau, atau unta, dianjurkan memilih hewan yang berusia minimal 2 tahun.

Sedangkan untuk kambing atau domba, hewan tersebut harus berumur minimal 1 tahun.

Untuk mengetahui apakah usia hewan yang akan disembelih sudah cukup umur atau belum, maka Anda bisa memeriksanya di catatan kelahiran yang dimiliki oleh pedagang ternak.

Selain itu, usia hewan juga bisa diketahui dengan metode pemeriksaan gigi.

Jika gigi susu hewan tersebut sudah tanggal (memiliki dua gigi tetap di depan), maka ini menandakan bahwa ternak tersebut berumur sekitar 12-18 bulan.

Sebaliknya, jika ditemukan sepasang gigi tetap pada susunan giginya, maka hewan tersebut sudah layak untuk disembelih.

3. Hewan Kurban Tidak Cacat

Hewan yang akan dijadikan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, keluarnya cairan dari hidung, bulu kusam dan tegak, mata cekung dan kotor, diare, serta lemas.

Berikut ini adalah sejumlah kriteria yang dapat dijadikan acuan untuk menentukan bahwa hewan ternak tidak cacat:

  • Tidak buta
  • Cuping hidung basah dan sehat, bukan karena flu
  • Bulu harus bersih dan mengkilap
  • Tanduk dalam kondisi utuh, tidak terpotong
  • Daun telinga dalam kondisi utuh. Namun, ulama sepakat bahwa bekas penanda di telinga atau ear tag tidak dianggap sebagai cacat
  • Tidak pincang

4. Hewan Kurban tidak Kurus

Saat memilih hewan kurban, penting untuk memastikan bahwa kondisi fisiknya sehat dan bebas dari penyakit.

Hewan kurban harus memiliki nafsu makan yang baik, mata cerah, lincah, dan bulu yang tidak kusam. Hewan yang sehat biasanya tampak gemuk dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.

Beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa hewan ternak dalam kondisi sehat antara lain:

  • Mata cerah dan tidak berair
  • Bergerak lincah
  • Bulu bersih dan mengkilap
  • Warna kotoran normal, tidak pucat
  • Tidak mengalami diare
  • Nafsu makan baik
  • Cuping hidung bersih dan basah
  • Tubuh tidak kurus

5. Memilih Lokasi Penyembelihan Hewan

Sebelum membeli hewan kurban, pastikan untuk memilih tempat pembelian dengan baik.

Hindari membeli hewan kurban di lokasi pembuangan sampah karena dapat mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan hewan dan konsumen yang akan mengonsumsinya.

Kondisi lingkungan yang kotor dapat berdampak negatif pada kesehatan hewan ternak.

Oleh karena itu, disarankan untuk memilih hewan kurban yang diternakkan di lingkungan yang bersih dan terhindar dari polusi udara.

Memilih kondisi yang tepat dapat mengurangi tingkat stres yang dialami hewan, sehingga berpotensi meningkatkan kesehatan tubuhnya.

Baca berita lainnya di Infotangerang.id dan Tangselife.com