INFOTANGERANG.ID- Hujan lebat di Kota Tangerang yang turun sejak Senin 12 Januari 2026 pagi sebabkan lima kecamatan terendam banjir.

Cuaca ekstrem ini memicu banjir dan genangan air di sejumlah wilayah, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 60 sentimeter.

Air merendam jalan umum, kawasan permukiman, hingga fasilitas publik, membuat aktivitas warga terganggu sejak pagi hari.

Bahkan akses Tol menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta tepatnya di Km 33 Tol Sedyatmo, tepatnya di depan Hotel Ibis juga terendam banjir hingga 20 centimeter.

Meski demikian, dua lajur kanan masih dapat dilalui kendaraan roda empat dengan kecepatan terbatas.

Hujan Lebat di Kota Tangerang Sebabkan Lima Kecamatan di Terdampak Banjir

Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Tangerang, banjir tercatat melanda lima kecamatan, yakni:

  • Benda
  • Neglasari
  • Periuk
  • Jatiuwung
  • Cibodas

“Kami mencatat genangan air terjadi di beberapa titik dengan ketinggian yang bervariasi. Saat ini seluruh lokasi masih dalam pemantauan petugas BPBD di lapangan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman.

Wilayah Benda Paling Parah, Warga Mengungsi

Di Kecamatan Benda, banjir terjadi di sejumlah titik, di antaranya:

  • Kampung Rawa Bokor RT 002/RW 01
  • Kampung Baru Jurumudi RT 002/RW 04
  • Pondok Pesantren At-Taqwa RW 09 Belendung
  • Depan Polsek Benda
  • Kampung Rawa Bamban Jurumudi Baru
  • Jalan Atang Sanjaya
  • Jalan Husein Sastranegara

Dampak banjir di wilayah ini menyebabkan tujuh kepala keluarga atau sekitar 40 jiwa terpaksa mengungsi ke Pos Pemadam Kebakaran Benda demi keselamatan.u

Andia menegaskan, BPBD Kota Tangerang telah menyiagakan personel dan sarana pendukung, termasuk perahu evakuasi, untuk memastikan keselamatan warga terdampak.

“Sejak pagi kami sudah melakukan monitoring ke lapangan, membantu mobilisasi warga, serta menyiagakan perahu dan personel di titik-titik rawan genangan,” jelasnya.

Fokus penanganan diprioritaskan pada wilayah dengan pengungsi serta genangan air yang cukup tinggi dan berpotensi membahayakan.

Hingga Senin siang, BPBD Kota Tangerang masih memantau kenaikan tinggi muka air sungai melalui sistem CCTV.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih dapat terjadi hingga malam hari.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan segera menghubungi layanan darurat apabila membutuhkan bantuan, terutama di wilayah yang masih berpotensi terjadi hujan lebat,” tutur Andia.

Warga diminta segera melapor melalui layanan darurat 112 atau Hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144, khususnya jika menemukan kondisi darurat seperti pohon rawan tumbang, banjir membahayakan, atau membutuhkan evakuasi.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter