INFOTANGERANG.ID- Gerhana Matahari total, sebuah fenomena langit langka yang sudah lama ditunggu oleh para pengamat astonomi atau Atriphile dipastikan akan terjadi.

Menurut kalender resmi Gerhana Matahari NASA, inilah Gerhana Matahari total dengan durasi terpanjang dalam satu abad, dan rekor tersebut tidak akan terpecahkan lagi hingga tahun 2132.

Puncak Gerhana Matahari ini sendiri akan terjadi di sekitar Luxor, Mesir, fase totalitas yang akan berlangsung selama 6 menit 23 detik.

Durasi tersebut tergolong sangat panjang untuk ukuran sebuah Gerhana Matahari total, sehingga tak heran banyak orang yang penasaran.

Adapun Gerhana Matahari total tersebut diprediksi akan terjadi pada 2 Agustus 2027.

Apa Itu Gerhana Matahari Total?

Gerhana Matahari total terjadi ketika Bulan berada tepat diangata Bumi dan Matahari, sehingga menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut panjang pengamat di jalur bayangan inti (umbra).

Namun, yang membuat orang rela terbang lintas benua bukan sekadar “Matahari tertutup” saja, melainkan adalah momen totalitas, yakni fase singkat namun dramatis ketika:

  • langit berubah gelap seperti senja mendadak,
  • suhu terasa turun,
  • bintang dan planet terang mulai terlihat,

dan yang paling ikonik: korona Matahari muncul sebagai cahaya putih halus mengelilingi Bulan.

Pada gerhana 2027, fase ini berlangsung jauh lebih lama dari rata-rata, menjadikannya pengalaman langit yang sangat langka.

Jalur Totalitas Gerhana Matahari 2027

Berbeda dengan banyak gerhana sebelumnya, Gerhana Matahari total yang akam terjadi pada 2 Agustus 2027 ini tidak akan terlihat sebagai totalitas di Amerika Utara.

Menurut NASA, jalur totalitas akan dimulai dari:

  • Maroko
  • Spanyol bagian selatan
  • Aljazair
  • Tunisia
  • Libya
  • Mesir
  • Arab Saudi

dan berakhir di Yaman serta pesisir Somalia.

Wilayah sekitar Luxor, Mesir, menjadi salah satu titik terbaik untuk menyaksikan durasi totalitas terlama.

Di Amerika Serikat, khususnya wilayah paling utara, gerhana ini kemungkinan hanya tampak sebagai gerhana sebagian, bukan total.

Bedanya Gerhana Matahari Total, Cincin, dan Sebagian

Masih banyak orang yang keliru membedakan jenis gerhana Matahari.

Secara singkat perbedaan keduanya posisi Bulan, Matahari, dan Bumi.

Pada Gerhana Matahari Total, Matahari aka tertutup sepenuhnya dari Bulan, makanya terjadi fase totalitas, korona Matahari juga akna terlihat jelas.

Untuk Gerhana Matahari Cincin (annular), Bulan akan tampak lebih kecil dan menyisakkan “cincin” cahaya.

Sementara Gerhana Matahari sebagian adalah hanya sebagian dari piringan Matahari yang tertutup.

Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari

NASA menegaskan bahwa gerhana matahari tidak boleh dilihat dengan mata telanjang. Paparan langsung cahaya Matahari, meski hanya beberapa detik, dapat menyebabkan cedera mata permanen.

Beberapa cara aman yang direkomendasikan:

  • Menggunakan kacamata khusus gerhana matahari yang terverifikasi
  • Mengamati secara tidak langsung, misalnya dengan kamera lubang jarum (pinhole camera)
  • Mengikuti livestream resmi dari lembaga astronomi
  • Perlu diingat, kacamata hitam biasa tidak cukup aman untuk melihat Matahari.

Apakah Indonesia Bisa Menyaksikan Gerhana Matahari Total 2027?

Indonesia berada jauh di luar jalur totalitas.

Artinya, pengamat di Tanah Air tidak akan mengalami fase Matahari tertutup penuh.

Jika Anda menemukan klaim viral yang menyebut “Indonesia akan gelap total”, informasi tersebut patut dicurigai dan perlu diverifikasi ulang sumbernya.

Bagi pembaca Indonesia, opsi paling realistis adalah menyaksikan melalui siaran langsung (livestream) dari lembaga astronomi internasional atau media sains.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter