INFOTANGERANG.ID- Bagi siswa yang mengincar Universitas Brawijaya (UB) sebagai kampus tujuan, informasi mengenai daya tampung Universitas Brawijaya tentu menjadi salah satu faktor penting sebelum menntukan pilihan program studi.
Pada pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Universitas Brawijaya mencatat kenaikan total daya tampung dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika pada 2025 daya tampung Universitas Brawijaya menyediakan 18.855 kursi, maka pada 2026 jumlahnya naik menjadi 18.970 kursi.
Meski demikian, daya tampung jalur SNBP 2026 lebih terbatas dibandingkan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Karena itu, persaingan di jalur prestasi ini diprediksi akan semakin ketat.
Daya Tampung Universitas Brawijaya di SNBP 2026
Berikut daftar daya tampung SNBP 2026 Universitas Brawijaya untuk seluruh fakultas dan program studi:
Fakultas Hukum
- Ilmu Hukum: 140 kursi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- S1 Akuntansi: 97 kusi
- S1 Ekonomi Islam: 31 kursi
- S1 Ekonomi Pembangunan: 35 kursi
- S1 Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan: 47 kursi
- S1 Kewirausahaan: 21 kursi
- S1 Manajemen: 75 kursi
Fakultas Ilmu Administrasi
- S1 Administrasi Bisnis: 93 kursi
- S1 Administrasi Pendidikan: 22 kursi
- S1 Administrasi Publik: 82 kursi
- S1 Ilmu Perpustakaan: 22 kursi
- S1 Pariwisata: 33 kursi
- S1 Perpajakan: 55 kursi
Fakultas Peternakan
- S1 Agribisnis: 104 kursi
- S1 Agribisnis (PSDKU) 42 kursi
- S1 Agroteknologi: 179 kursi
- S1 Agroteknologi PSDKU Kediri: 42 kursi
- S1 Kehutanan: 20 kursi
Fakultas Peternakan
- S1 Industri Peternakan Cerdas: 24 kursi
- S1 Peternakan: 159 kursi
- S1 Peternakan PSDKU Kediri: 42 kursi
Fakultas Teknik
- S1 Arsitektur: 37 kursi
- S1 Perencanaan Wilayah dan Kota: 37 kursi
- S1 Teknik Elektro: 44 kursi
- S1 Teknik Industri: 44 kursi
- S1 Teknik Kimia: 30 kursi
- S1 Teknik Mesin: 44 kursi
- S1 Teknk Pengairan: 37 kursi
- S1 Teknik Sipil: 37 kursi
Fakultas Kedokteran
- S1 Farmasi: 36 kursi
- S1 Kebidanan: 31 kursi
- S1 Kedokteran: 36 kursi
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
- S1 Agrobisnis Perikanan: 36 kursi
- S1 Akuakultur PSDKU Kediri: 42 kursi
- S1 Budidaya Perairan: 36 kursi
- S1 Ilmu Kelautan: 36 kursi
- S1 Manajemen Sumberdaya Perairan: 36 kursi
- S1 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan: 40 kursi
- S1 Sosial Ekonomi Perikanan PSDKU Kediri: 42 kursi
- S1 Teknologi Hasil Perikanan: 40 kursi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
- S1 Bioinformatika: 14 kursi
- S1 Biologi: 38 kursi
- S1 Fisika: 22 kursi
- S1 Ilmu Aktuaria: 20 kursi
- S1 Instrumentasi: 23 kursi
- S1 Kimia: 42 kursi
- S1 Matematika: 40 kursi
- S1 Sains dan Data: 14 kursi
- S1 Statistika: 42 kursi
- S1 Teknik Geofisika: 19 kursi
Fakultas Teknologi Pertanian
- S1 Bioteknologi: 36 kursi
- S1 Teknik Industri Pertanian: 70 kursi
- S1 Teknik Lingkungan: 40 kursi
- S1 Teknik Pertanian dan Biosistem: 33 kursi
- S1 Teknologi Bioproses: 25 kursi
- S1 Teknologi Pangan: 50 kursi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- S1 Hubungan Internasional: 50 kursi
- S1 Ilmu Komunikasi: 56 kursi
- S1 Ilmu Pemerintahan: 36 kursi
- S1 Ilmu Politik: 36 kursi
- S1 Psikologi: 58 kursi
- S1 Sosiologi: 42 kursi
Fakultas Ilmu Budaya
- S1 Antropologi: 25 kursi
- S1 Bahasa dan Sastra Prancis: 22 kursi
- S1 Pendidikan Bahasa Inggris: 46 kursi
- S1 Pendidikan Bahasa Jepang: 18 kursi
- S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 30 kursi
- S1 Sastra China: 26 kursi
- S1 Sastra Inggris: 60 kursi
- S1 Sastra Jepang: 40 kursi
- S1 Seni Rupa Murni: 19 kursi
Fakultas Kedokteran Hewan
- S1 Pendidikan Dokter Hewan: 48 kursi
Fakultas Kedokteran Gigi
- S1 Pendidikan Dokter Gigi: 33 kursi
Fakultas Ilmu Komputer
- S1 Pendidikan Teknologi Informasi: 36 kursi
- S1 Sistem Informasi: 56 kursi
- S1 Teknik Informatika: 56 kursi
- S1 Teknik Komputer: 40 kursi
- S1 Teknologi Informasi: 40 kursi
Fakultas Ilmu Kesehatan
- S1 Ilmu Keperawatan: 44 kursi
- S1 Ilmu Gizi: 36 kursi
Fakultas Vokasi
- D3 Administrasi Bisnis: 79 kursi
- D4 Desain Grafis: 42 kursi
- D3 Keuangan dan Perbankan: 75 kursi
- D4 Manajemen Perhotelan: 58 kursi
- D3 Teknologi Informasi: 78 kursi
Ketentuan Peserta SNBP 2026
Berikut ini adalah ketentuan yang harus diikuti oleh peserta SNBP 2026, yakni:
1. Peserta merupakan siswa SMA/SMK/MA yang masih aktif di kelas akhir pada tahun ajaran 2026.
2. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid dan terdaftar.
3. Menunjukkan rekam jejak prestasi akademik maupun nonakademik yang menonjol.
4. Memenuhi persyaratan khusus yang ditetapkan oleh program studi serta PTN atau PTKIN tujuan.
5. Memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen penilaian.
Jadwal Penting SNBP 2026
- Pengumuman alokasi kuota sekolah: 29 Desember 2025
- Periode pengajuan sanggahan: 29 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026
- Pembuatan akun SNPMB oleh sekolah: 5–26 Januari 2026
- Pengisian PDSS oleh pihak sekolah: 5 Januari sampai 2 Februari 2026
- Registrasi akun SNPMB untuk siswa: 12 Januari–18 Februari 2026
- Periode pendaftaran SNBP: 3–18 Februari 2026
- Pengumuman kelulusan SNBP: 31 Maret 2026
- Waktu unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari hingga 30 April 2026

