INFOTANGERANG.ID- Puluhan UMKM Tangsel mengikuti pelatihan Akademi Burung Dara di Kandank Jurank Doank, Ciputat Tangsel pada Kamis 12 Februari 2026.
Di tengah geliat pelaku usaha kuliner yang terus tumbuh, ruang belajar yang tepat menjadi kebutuhan. Bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal strategi dan keberlanjutan usaha.
Akademi Burung Dara, pusat edukasi dan pengembangan kuliner berbasis mi yang digagas oleh PT Surya Pratista Hutama (Suprama), hadir membawa semangat itu ke Kota Tangsel.
Sebanyak 55 peserta dari kalangan UMKM dan komunitas mengikuti pelatihan intensif yang bukan sekadar demo masak biasa. Di sini, mi diolah menjadi ide bisnis yang menjanjikan.
Antusiasme terasa sejak awal. Bagi para peserta, ini bukan hanya tentang memasak, melainkan tentang membuka peluang baru.
Belajar Langsung dari Chef Profesional
Pelatihan dipandu langsung oleh Taufik Hidayat Syah, chef profesional sekaligus owner Danish Culinary School. Para peserta mendapat pengalaman langsung mengolah produk mi menjadi sajian bernilai jual tinggi.
Tiga menu utama yang dipraktikkan antara lain:
- Laksa jagung dari bihun jagung Burung Dara
- Mi nyemek rica bebek
- Nugget singkong berbasis pangan lokal
Menurut Chef Taufik, inovasi tidak berhenti pada produk mi saja. Burung Dara juga memiliki bumbu penyedap instan dengan bawang putih goreng yang sudah dihaluskan, yang dapat dikreasikan menjadi olahan seperti nugget hingga menu buka puasa yang praktis dan potensial untuk dijual kembali.
Di titik ini, peserta tak hanya belajar resep, tetapi juga memahami bagaimana memaksimalkan bahan menjadi produk yang punya nilai tambah.
Dari Dapur ke Strategi Wirausaha
Yang menarik, Akademi Burung Dara tidak berhenti pada praktik memasak. Peserta juga dibekali teori kewirausahaan, mulai dari memilih produk yang menguntungkan, menjaga kualitas dan higienitas, hingga membaca peluang pasar.
Tujuan besarnya jelas yaitu untuk merangsang pelaku UMKM untuk menggunakan produk yang tidak hanya kompetitif secara harga, tetapi juga aman dan higienis dari sisi kesehatan.
Sebab di era sekarang, konsumen tidak hanya membeli rasa, tetapi juga kepercayaan.
Program ini bukan agenda satu kota saja. Akademi Burung Dara dijadwalkan melanjutkan roadshow ke Jakarta dan wilayah Jabodetabek lainnya selama satu tahun ke depan.
Kabar baiknya, seluruh rangkaian pelatihan ini dapat diikuti tanpa dipungut biaya alias gratis.
Sebuah langkah nyata yang bukan hanya mempromosikan produk, tetapi juga membangun ekosistem UMKM yang lebih terampil, kreatif, dan siap bersaing.
Karena dari semangkuk mi, bisa lahir usaha yang bertahan lama, asal dimulai dengan ilmu yang tepat.

