INFOTANGERANG.ID- Jakarta-Yogyakarta masih jadi destinasi favorit pemudik, yuk kita intip biaya mudik Jakarta-Yogyakarta lewat Tol Trans Jawa.
Mudik Lebaran 2026 diperkirakan masih akan didominasi kendaraan pribadi. Alasannya sederhana: fleksibel, lebih nyaman untuk keluarga, dan leluasa membawa barang bawaan.
Kali ini kita simulasikan perjalanan menggunakan Toyota Avanza, mobil keluarga yang paling banyak digunakan saat mudik.
Biaya Mudik Jakarta-Yogyakarta
Berikut estimasi tarif tol kendaraan Golongan I dari Jakarta menuju Yogyakarta:
- Jakarta-Cikampek: Rp 21.600
- Cikopo-Palimanan: Rp 132.000
- Palimanan-Kanci: Rp 10.800
- Kanc-Pejagan: Rp 31.500
- Pejagan-Pemalang: Rp 66.000
- Pemalang-Batang: Rp 53.000
- Batang-Semarang: Rp 89.200
- Semarang Seksi ABC: Rp 4.400
- Semarang–Solo dan Solo–Yogyakarta: sekitar Rp 134.500
Total estimasi tarif tol mencapai sekitar Rp 543.000 untuk sekali jalan.
Hitung Konsumsi BBM Toyota Avanza
Untuk diketahui, panjang Tol Jakarta-Solo sekitar 538 km, ditambah jalur Klaten-Yogyakarta kurang lebih 40 km. Artinya total jarak perjalanan mencapai sekitar 578 km.
Dengan asumsi konsumsi BBM rata-rata Toyota Avanza sekitar 16 km per liter, maka kebutuhan bahan bakar:
578 km ÷ 16 km/liter = ± 35,9 liter
Jika menggunakan Pertalite dengan harga Rp 10.000 per liter (acuan wilayah Jakarta), maka estimasi biaya BBM:
35,9 liter x Rp 10.000 = Rp 359.000
Total Estimasi Biaya Mudik Jakarta-Yogyakarta 2026
Jika ditotal:
Tarif tol: Rp 543.000
BBM: Rp 359.000
Maka total estimasi biaya perjalanan mencapai sekitar:
Rp 902.000
(Perhitungan ini menggunakan estimasi tarif tol Rp 543.000 dan asumsi harga BBM Rp 10.000 per liter)
Perlu diingat, angka di atas bersifat estimasi, selain itu, konsumsi BBM bisa berbeda tergantung:
- Gaya berkendara
- Beban kendaraan
- Kepadatan lalu lintas
- Jenis bahan bakar
- Waktu tempuh
Semakin macet perjalanan, semakin besar potensi konsumsi bahan bakar.
Dengan estimasi biaya mendekati Rp 1 juta untuk sekali jalan Jakarta-Yogyakarta menggunakan Toyota Avanza, pemudik bisa mulai menyusun anggaran lebih realistis.

