BP2MI Deteksi Jalur Penyelundupan Baru Bagi Pekerja Migran Ilegal

Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Infotangerang.id – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mendeteksi adanya lokasi atau jalur baru upaya penyelundupan pekerja migran ilegal yang dilakukan oleh sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) jaringan internasional.

“Ini kita sekarang sedang memperkirakan modus (penyelundupan pekerja migran) akan bergeser ke bandara lainnya, setelah ada pencegahan di Bandara Soetta terhadap 38 pekerja migran oleh pihak keamanan setepat,” ucap Plt Kepala BP3MI Banten, Dharma Saputra di Tangerang, Senin (13/02/2023).

Menurut dia, dugaan akan terjadinya pengalihan jalur penyaluran pekerja miggran ini, setelah dianggap oleh para sindikat bahwa Bandara Soekarno Hatta sudah tidak aman karena telah ada upaya penggagalan yang dilakukan pihak keamanan setempat.

“Jadi setelah terungkapnya pengiriman calon PMI non-prosedural di Bandara Soekarno Hatta oleh polisi. Mereka akan menggeser ke bandara lainya,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, untuk target lokasi lain yang ditargetkan para sindikat dalam penyaluran pekerja migran non prosedural tersebut adalah  Bandara Juanda, Jawa Timur.

Kendati demikian, pihaknya pun telah meminta otoritas pengelola penerbangan setelmpat untuk bekerja sama melakukan pemantauan terkait dengan adanya upaya memberangkatkan pekerja migran secara ilegal.

“Kami juga mengimbau kepada pihak maskapai agar turut bekerjasama terkait dengan modus tujuan untuk dapat mengidentifikasi sejak awal,”harapnya. (AZM/ASN)