INFOTANGERANG.ID- Brownie Lab Tangerang menjadi salah satu contoh bisnis dessert yang tumbuh dari pengalaman panjang, kolaborasi strategis, dan komitmen pada kualitas bahan premium.
Kata “Brownie” merujuk pada dominasi cokelat (brown) dalam produk mereka, sementara “Lab” menggambarkan konsep eksperimen rasa dan inovasi menu yang terus dikembangkan.
Sehingga konsep Brownies Lab ini tercermin dari banyaknya varian dan eksplorasi rasa yang mereka tawarkan.
Ken (foodblogger @bigtummy_culinary), sebagai salah satu pendiri yang sudah menekuni dunia baking sejak 2004, sudah memproduksi donat rumahan.
Nah, pengalaman bertahun-tahun inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun standar rasa dan tekstur.
Langkah besar terjadi saat ia berkolaborasi dengan Vinny (food blogger @kulinersamacici), yang juga sukses menjual brownies secara online, dan rekan bisnisnya Ivan.
Kolaborasi ini menjadi titik balik, menggabungkan kekuatan branding digital dengan kualitas produk premium.
Hingga toko offline yang berlokasi di Verona Junction @ Paramount Gading Serpong ini resmi dibuka pada November 2025, menandai babak baru ekspansi bisnis ke ranah offline.
Brownie Lab Miliki Varian Brownies Terbanyak di Tangerang Raya
Brownie Lab mengklaim memiliki 11 varian brownies, menjadikannya salah satu toko dengan pilihan terbanyak di kawasan Tangerang Raya.
Tak hanya brownies, dalam tiga bulan pertama pembukaan toko, mereka sudah menghadirkan lebih dari 20 varian donat, dengan sebagian menunya berkonsep seasonal untuk menyesuaikan selera pasar, di mana inovasi tetap menjadi prioritas.

Mereka juga responsif terhadap tren, termasuk menghadirkan menu populer seperti Dubai Chocolate Kunafa yang tengah viral di kalangan pecinta dessert.
Menyesuaikan dengan tren, mereka juga menghadirkan Dubai Chewy Cookies yang tidak butuh waktu lama untuk jadi rebutan warga Gading Serpong, bahkan Jabodetabek.
Tidak sekedar viral, menu satu ini boleh dilawan dari segi kualitas dan rasa. Salah satu yang terbaik!
Rahasia Tekstur Donat: Ubi Madu Cilembu
Yang membuat donat Brownie Lab berbeda adalah penggunaan Ubi Madu Cilembu sebagai bahan dasar adonan yang memberikan rasa manis alami sehingga gula pasir bisa dikurangi, tekstur lebih lembut dan khas dan minim pengembang (sangat sedikit soda), tekstur donat akan berubah dan mengeras setelah satu hari. Inilah alasan mereka menerapkan sistem fresh daily.
Jika tidak habis terjual, produk tidak akan dijual kembali keesokan harinya. Komitmen ini menjadi salah satu faktor yang membangun kepercayaan pelanggan.
Brownies dengan 90 Persen Dark Chocolate Callebaut
Di sisi brownies, kualitas bahan menjadi pembeda utama. Brownie Lab menggunakan 90 persen Dark Chocolate Callebaut, cokelat premium kelas atas yang dikenal memiliki karakter rasa kuat dan konsisten.
Penggunaan cokelat top tier ini menghasilkan rasa cokelat lebih intens dan tidak terlalu manis, tekstur fudgy yang legit dan aroma khas cokelat premium.
Selain itu, produk mereka dibuat dengan bahan yang aman dikonsumsi anak-anak dan tidak menggunakan pengembang berlebihan.
Sementara untuk Harga Brownie Lab Tangerang yang ditawarkan mulai dari Rp15.000 – Rp35.000 untuk donat, dan mulai Rp50.000 untuk brownies atau cheesecake.
Dengan bahan premium seperti Dark Chocolate Callebaut dan Ubi Madu Cilembu, harga ini tergolong kompetitif untuk segmen dessert premium di Tangerang Raya.
Di tengah menjamurnya toko kue kekinian, Brownie Lab Tangerang menempatkan kualitas bahan, inovasi rasa, dan kesegaran produk sebagai prioritas utama.
Mulai dari pengalaman sejak 2004, kolaborasi digital, penggunaan bahan premium, hingga sistem fresh daily tanpa kompromi, semua menjadi kombinasi yang membuat brand ini menonjol di pasar lokal.
Bagi pencinta brownies cokelat pekat atau donat dengan tekstur unik berbahan ubi, Brownie Lab bisa jadi destinasi kuliner berikutnya yang wajib dicoba.

