IInfotangerang.id – Pagi hari menjadi awal perjuangan bagi Eris dan Kemal, dua siswa SMP Negeri 4 Kota Tangerang Selatan. Sebelum bel masuk berbunyi, keduanya sudah lebih dulu menanti bus sekolah Tangsel yang menjadi andalan untuk mengantar mereka menimba ilmu.

Bagi mereka, bus sekolah Tangsel bukan sekadar moda transportasi. Kehadirannya membantu meringankan biaya perjalanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman dalam perjalanan menuju sekolah.

Kemal mengaku hampir setiap hari mengandalkan bus sekolah Tangsel. Namun, tidak semua perjalanan berjalan sesuai harapan. Di beberapa kesempatan, bus datang dalam kondisi penuh sehingga ia tidak lagi mendapatkan tempat.

“Waktu busnya penuh, saya biasanya naik ojek online. Ongkosnya sekitar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu. Kadang juga diantar orang tua,” ujarnya.

Sementara itu, Eris juga memanfaatkan transportasi umum untuk berangkat ke sekolah. Selain bus sekolah, angkot menjadi alternatif ketika bus tidak lagi dapat menampung penumpang.

Bagi sebagian orang, biaya tambahan untuk naik angkot atau ojek online mungkin terlihat tidak besar. Namun, bagi pelajar dan keluarganya, pengeluaran tersebut menjadi beban yang seharusnya bisa dihemat jika layanan bus sekolah mampu menjangkau lebih banyak siswa.

Kisah Eris dan Kemal menjadi gambaran bahwa tingginya minat pelajar menggunakan bus sekolah menunjukkan layanan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kondisi bus yang kerap penuh bukan sekadar persoalan kapasitas, tetapi juga menjadi sinyal bahwa kebutuhan transportasi pelajar terus meningkat.

Melihat kondisi tersebut, peningkatan layanan bus sekolah Tangsel patut menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Penambahan armada, penguatan rute, maupun penyesuaian kapasitas pada jam-jam sibuk dapat menjadi upaya agar lebih banyak pelajar memperoleh akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Sebab bagi Eris, Kemal, dan ribuan pelajar lainnya, perjalanan menuju sekolah bukan hanya tentang berpindah dari rumah ke ruang kelas. Di balik setiap perjalanan itu, ada semangat untuk meraih masa depan yang seharusnya tidak terhambat hanya karena keterbatasan transportasi.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Malik Abdul Aziz
Editor
Malik Abdul Aziz
Reporter