INFOTANGERANG.ID- 13 siswa SD di wilayah Serpong, Tangsel diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut.

Terduga pelaku diketahui berinisial Y (54), seorang guru laki-laki yang juga menjabat sebagai wali kelas. Dugaan tindak pelecehan ini mencuat setelah para orang tua murid melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwenang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Tangsel, Tri Purwanto, membenarkan adanya laporan dari para orang tua korban.

“Ada 13 orang tua yang melapor dan sudah kami dengarkan keterangannya. Kami juga melakukan klarifikasi serta menggali informasi awal,” ujar Tri, Senin, 19 Januari 2026.

Dugaan Pelecehan Seksual Terjadi Sejak Juli 2025

Meski belum merinci kronologi secara lengkap, Tri mengungkapkan bahwa dugaan pelecehan seksual ini diperkirakan berlangsung sejak Juli 2025 hingga Januari 2026.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, aksi tidak pantas tersebut diduga dilakukan dengan menyentuh bagian tubuh sensitif para siswa, yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

Kasus ini pun membuat para orang tua mengambil langkah hukum. Dari total 13 korban, sembilan orang tua resmi membuat laporan ke Polres Tangerang Selatan.

“Sembilan orang tua akhirnya melapor ke Polres,” tegas Tri.

Laporan Didampingi UPTD PPA Tangsel

Laporan polisi tersebut dibuat pada hari yang sama, Senin (19/1/2026), dengan pendampingan langsung dari UPTD PPA Tangsel guna memastikan hak-hak korban tetap terlindungi selama proses hukum berjalan.

Tri menegaskan, pihaknya masih terus mendampingi para korban dan keluarga, sekaligus berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan berpihak pada korban.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Polres Tangsel agar proses hukumnya berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat di lingkungan sekolah serta perlindungan maksimal terhadap anak-anak. Proses hukum pun diharapkan mampu memberikan rasa keadilan sekaligus efek jera bagi pelaku kekerasan seksual di dunia pendidikan.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Redaksi
Reporter