INFOTANGERANG.ID- Realisasi investasi Banten sepanjang 2025 berhasil menembus angka Rp130,2 triliun, melampaui target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp119,5 triliun.

Capaian tersebut setara 108,91 persen dari target, sekaligus mengantarkan Banten naik kelas dalam peta investasi nasional.

Salah satu faktor kunci di balik lonjakan investasi Banten ini adalah sektor hilirisasi, yang menyumbang nilai signifikan dan memperkuat posisi Banten sebagai daerah tujuan investasi strategis.

Hilirisasi Sumbang Rp41,3 Triliun, Jadi Penopang Utama Investasi Banten

Dari total realisasi investasi tahun 2025, sektor hilirisasi mencatat kontribusi sebesar Rp41,3 triliun. Angka ini menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan investasi Banten di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Capaian tersebut diumumkan secara resmi oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi dan Hilirisasi, Kamis, 15 Januari 2026, yang diikuti secara daring oleh jajaran DPMPTSP seluruh Indonesia.

PMDN Dominan, PMA Tetap Kuat

Secara kumulatif, realisasi investasi Banten sepanjang 2025 terdiri dari:

  • Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Rp73,2 triliun
  • Penanaman Modal Asing (PMA): 5,2 miliar dolar AS

Kombinasi ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor domestik tetap kuat, seiring dengan tetap terjaganya minat investor asing terhadap iklim usaha di Banten.

Triwulan IV 2025: Investasi Tembus Rp38,6 Triliun

Kinerja investasi Banten juga terbilang solid pada Triwulan IV 2025 (Oktober–Desember). Pada periode ini, realisasi investasi tercatat sebesar Rp38,6 triliun, dengan rincian:

  • PMDN: Rp19,3 triliun
  • PMA: 1,4 miliar dolar AS

Sektor hilirisasi kembali berperan penting dengan kontribusi mencapai Rp17,5 triliun, yang menempatkan Banten di peringkat keempat nasional untuk realisasi investasi triwulan tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti, menyampaikan bahwa capaian ini membawa Banten naik ke peringkat empat nasional, menggeser posisi sebelumnya di urutan kelima.

Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

“Ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak dalam menjaga iklim investasi yang sehat. Kondisi ini memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi investor untuk menanamkan modalnya di Banten,” ujar Virgojanti.

Lebih lanjut, Virgojanti berharap tren positif investasi Banten ini dapat berlanjut pada tahun 2026. Namun ia menekankan, capaian investasi ke depan tidak hanya diukur dari besarnya nilai, melainkan juga dari dampak nyata bagi masyarakat.

“Harapannya, investasi yang masuk semakin berkualitas, mampu membuka lapangan kerja lebih luas, serta memperkuat struktur ekonomi Banten secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan fondasi investasi yang terus menguat dan dukungan sektor hilirisasi, Banten kian memantapkan diri sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter