INFOTANGERANG.ID- Sepanjang tahun 2026, Pemkot Tangerang menargetkan penyediaan 20.000 lowongan kerja 2026 (melalui berbagai program strategis, mulai dari bursa kerja hingga pelatihan keterampilan.
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk menekan angka pengangguran terbuka sekaligus memperluas akses kerja bagi masyarakat.
“Kami telah menyiapkan sejumlah program prioritas untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka dengan menyediakan sekitar 20.000 lowongan kerja,” ujar Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, Sabtu 10 Januari 2026.
BLK Dioptimalkan untuk Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai
Selain membuka peluang kerja, Pemkot Tangerang juga mengoptimalkan lima Balai Latihan Kerja (BLK) yang telah dibangun pada tahun sebelumnya. BLK difokuskan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan industri.
“Target kami, sekitar 5.000 tenaga kerja dapat terserap melalui program-program yang direalisasikan tahun ini,” tambah Yeti.
Pelatihan di BLK diarahkan pada keterampilan praktis agar peserta dapat langsung bersaing di pasar kerja.
Berdasarkan data ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Tangerang diproyeksikan menurun menjadi 5,89 persen pada 2025, dibandingkan 5,92 persen pada tahun sebelumnya.
Penurunan ini mencerminkan efektivitas program ketenagakerjaan yang selama ini dijalankan Pemkot Tangerang secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan bahwa pada 2026 pihaknya akan memperluas kerja sama dengan dunia usaha melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Melalui program ini, lulusan SMK dapat langsung disalurkan ke perusahaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Saat ini, tercatat sudah ada 116 BKK aktif yang berperan dalam penempatan tenaga kerja dan memberikan dampak positif bagi penyerapan lulusan.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 6.206 lulusan SMK yang difasilitasi melalui BKK telah diterima bekerja di berbagai perusahaan. Program ini dinilai efektif sebagai solusi jangka menengah dalam menekan pengangguran terbuka.
“Kontribusi BKK sangat besar dalam menurunkan pengangguran. Karena itu, kerja sama dengan perusahaan akan terus kami perluas dan kesepakatan baru segera kami realisasikan,” pungkas Ujang.

