INFOTANGERANG.ID- Lonjakan PHK di Kabupaten Tangerang sepanjang 2025 cukup mengkhawatirkan.

Total 9.766 pekerja dilaporkan kehilangan pekerjaan, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang, Hendra, mengungkapkan bahwa lonjakan PHK pada 2025 hampir mencapai dua kali lipat jika dibandingkan dengan 2024. Pada tahun lalu, jumlah pekerja yang terdampak PHK tercatat sebanyak 5.058 orang.

“Pada 2024 ada 5.058 pekerja yang terkena PHK, sementara di 2025 jumlahnya meningkat cukup signifikan,” kata Hendra, Selasa 6 Januari 2026.

Faktor Penyebab Lonjakan PHK Meningkat

Menurut Hendra, terdapat sejumlah faktor yang mendorong perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja. Salah satu pemicu utama adalah meningkatnya biaya produksi dan operasional pabrik di wilayah Kabupaten Tangerang.

Selain itu, penurunan permintaan pasar akibat persaingan global juga turut menekan keberlangsungan usaha. Tidak hanya itu, proses peralihan teknologi di sektor industri membuat sebagian perusahaan melakukan penyesuaian struktur tenaga kerja.

Efisiensi Perusahaan Jadi Penyebab Terbesar

Berdasarkan data Disnaker Kabupaten Tangerang, kebijakan efisiensi perusahaan menjadi penyebab utama terjadinya PHK sepanjang 2025. Rinciannya sebagai berikut:

  • 7.007 pekerja terdampak efisiensi perusahaan
  • 919 pekerja diberhentikan karena pelanggaran disiplin
  • 864 pekerja terkena PHK akibat perusahaan tutup
  • 420 pekerja mengundurkan diri
  • 311 pekerja terdampak restrukturisasi perusahaan

Hendra menjelaskan bahwa dinamika PHK setiap tahun juga dipengaruhi oleh kebijakan internal masing-masing perusahaan. Namun, secara umum, sektor industri padat karya masih menjadi penyumbang PHK terbesar.

Industri Alas Kaki, Tekstil, dan Garmen Dominan

“PHK paling banyak terjadi di industri alas kaki, tekstil, dan garmen,” ungkap Hendra.

Tingginya angka PHK di sektor tersebut menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Pasalnya, industri padat karya selama ini berperan besar dalam menyerap tenaga kerja di Kabupaten Tangerang.

Kondisi ini mendorong perlunya langkah strategis untuk menjaga stabilitas industri sekaligus melindungi pekerja dari gelombang PHK yang berkelanjutan.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter