INFOTANGERANG.ID- Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperbaiki kualitas sarana pendidikan nasional, termasuk dalam revitalisasi sekolah se-Tangerang Raya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan untuk wilayah Tangerang Raya pada Rabu (14/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah se-Tangerang Raya 2025 telah mendekati penyelesaian penuh.

Menurut Mu’ti, hingga pertengahan Januari 2026, realisasi program revitalisasi telah mencapai sekitar 95 persen, sementara sisanya ditargetkan rampung secara bertahap dalam waktu dekat.

“Program revitalisasi satuan pendidikan pada 2025 ini secara keseluruhan sudah hampir tuntas. Kami berharap pada Januari 2026 seluruh target bisa selesai 100 persen,” ujarnya dalam acara Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk Mewujudkan Sekolah Aman dan Nyaman se-Tangerang Raya yang digelar di SD Ruhama Labschool UHAMKA, Tangerang Selatan.

Program revitalisasi satuan pendidikan pada 2025 difokuskan pada penguatan infrastruktur sekolah.

Cakupan revitalisasi meliputi pembangunan unit sekolah baru, renovasi ruang belajar, penambahan toilet, perpustakaan, laboratorium, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Secara nasional, Kemendikdasmen menargetkan revitalisasi 16.171 satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp 16,9 triliun.

Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Revitalisasi Sekolah Se-Tangerang Raya

Di tingkat provinsi, Banten menjadi salah satu wilayah penerima manfaat besar dalam program revitalisasi sekolah 2025.

Total anggaran yang dialokasikan untuk Provinsi Banten mencapai Rp 380 miliar, yang digunakan untuk merevitalisasi 323 sekolah.

Rinciannya meliputi:

  • PAUD: 15 sekolah
  • SD: 107 sekolah
  • SMP: 75 sekolah
  • SMA: 52 sekolah
  • SMK: 60 sekolah
  • SLB: 8 sekolah
  • SKB (Sanggar Kegiatan Belajar): 1 sekolah
  • PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat): 5 lembaga

Mu’ti menilai pemerataan bantuan ini penting agar seluruh jenjang pendidikan memiliki fasilitas yang layak dan setara.

Khusus wilayah Tangerang Raya, yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, Kemendikdasmen menyalurkan bantuan revitalisasi dengan total nilai Rp 105 miliar.

“Jumlah sekolah yang menerima revitalisasi di Tangerang Raya sebanyak 96 satuan pendidikan,” jelas Mu’ti. Sekolah-sekolah tersebut terdiri dari:

  • 3 PAUD
  • 23 SD
  • 13 SMP
  • 30 SMA
  • 21 SMK
  • 2 SLB
  • 4 KBM

Karena peresmian digelar di Tangerang Selatan, Mendikdasmen juga memaparkan data khusus penerima revitalisasi di wilayah tersebut.

Pada 2025, terdapat 22 sekolah di Kota Tangerang Selatan yang menerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp 24 miliar.

Sekolah penerima meliputi:

  • 1 PAUD
  • 8 SD
  • 2 SMP
  • 5 SMA
  • 1 SLB

Dalam acara tersebut, Abdul Mu’ti secara simbolis menyerahkan prasasti peresmian kepada satuan pendidikan yang telah selesai direvitalisasi.

Total ada 33 sekolah dan lembaga pendidikan yang menerima prasasti, terdiri atas PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, hingga PKBM.

Melalui program revitalisasi sekolah 2025, Kemendikdasmen berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

“Sekolah harus menjadi tempat yang layak dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan optimal,” tutup Mu’ti.

 

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter