Menikmati Indahnya Hutan Mangrove di Desa Muara, Teluk Naga

Foto:instagram.com/@banten24jam

Objek wisata di Kabupaten Tangerang memang tidak ada habisnya. Wisata alam yang kaya tergambar dari adanya objek wisata pantai, wisata hutan, wisata kuliner, dan berbagai wisata modern bisa kamu temukan di Kabupaten Tangerang. Mungkin kamu tidak asing dengan objek wisata pantai Tanjung Pasir dan Tanjung Kait, tidak jauh dari lokasi itu terdapat wisata hutan mangrove.

Daerah pesisir Kabupaten Tangerang tepatnya di Desa Muara Kecamatan Teluk Naga, banyak ditumbuhi oleh pepohonan mangrove. Lokasi hutan mangrove berdekatan dengan lokasi pembangunan PIK 2, berdekatan pula dengan Pantai Utara Jakarta. Dibandingkan dengan wisata-wisata pantai di sekitar Tangerang lainnya, wisata hutan mangrove ini masih terbilang sepi wisatawan. Padal objek wisata mangrove merupakan tempat edukasi untuk lebih mengenal ekosistem perairan dan untuk mengenal lebih jauh terkait manfaat mangrove bagi pesisir pantai dan makhuk yang hidup didalamnya.

Sekilas Tentang Mangrove

Dilansir dari jurnal bumi, hutan mangrove adalah suatu kelompok jenis tumbuhan berkayu yang tumbuh disepanjang garis pantai tropis dan subtropis yang terlindung dan memiliki semacam bentuk lahan pantai dengan tipe tanah anaerob. Seperti yang diketahu oleh banyak orang, bahwa mangrove memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya : untuk menahan abrasi, gelombang tsunami, tempat hidup biota laut, dan memiliki kandungan oksigen terlarut yang tinggi.

hutan mangrove 2
Foto:instagram.com/@hutan_mangrove_desa_muara

Secara ekonomis, buah mangrove bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan keripik. Wah banyak sekali ya manfaat mangrove! Tapi menanam mangrove juga terbilang susah-susah mudah, karena seringkali banyak pohon mangrove yang tidak bisa survive sehingga mati. Penanaman pohon mangrove harus dilakukan dalam jumlah banyak agar jumlah yang dapat bertahan bisa banyak juga, dari 1000 pohon yang ditanam diperkirakan yang akan bertahan hanya 60% atau sekitar 600 pohon mangrove.

Beruntungnya di Kabupaten Tangerang terdapat wisata hutan mangrove di Desa Muara, Kecamatan Teluk Naga. Tempat ini cocok banget dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata. Tempat wisata ini memiliki luas kurang lebih 238 Ha. Wah luas banget kan? Disini wisatawan bisa melihat ekosistem perairan dan udara yang menghuni hutan mangrove muara, seperti : ikan, kepiting, penyu, burung, reptil, dan lain-lain. Harus banget nih berkunjung kesini wekeend maupun weekday.

Harga Tiket Masuk

Untuk masuk ke kawasan hutan mengrove muara, pada weekday wisatawan perlu membayar biaya tiket masuk sebesar Rp. 10.000 / orang. Sedangkan pada weekend biaya masuknya adalah Rp 15.000 / orang HTM tersebut sangat murah, karena wisata yang akan kamu dapatkan akan sangat berkualitas. Kamu perlu juga membayar biaya parkir kendaraan Rp. 5.000 / motor dan Rp. 10.000 / mobil. Kalau datang kesini berdua bersama pasangan, maka kamu hanya perlu mengeluarkan Rp. 25.000 – Rp. 50.000 sudah termasuk tiket parkir.

Waktu Operasional

Wisata hutan mangrove muara buka setiap hari, weekday dan weekend mulai dari pukul 07.00 – 17.00. Jika kamu ingin menikmati udara segar, cocok banget berkunjung dipagi hari sekaligus olahraga dan menikmati matahari pagi. Biasanya pengunjung mulai ramai dari pukul 10.00 pagi sampai dengan sore hari.

Daya Tarik

Berikut ini daya tarik Wisata Mangrove Muara yang adi Teluk Naga, Kabupaten Tangerang :

  1. Hamparan Hutan Mangrove

Lebatnya pepohonan mangrove membuat wistawan yang datang akan merasakan suasana alam yang begitu asri. Wisatawan juga bisa mendengar kicauan burung, melihat kepiting yang hidup di area akar mangrove, ikan-ikan kecil, dan penyu yang terkadang suka melintas di jalan setapak. Pohon mangrove cukup unik, karena memiliki akar-akar tunjang yang menjulang tinggi.

Lokasi hutan mangrove yang berada di pesisir pantai sehingga pohonnya tergenang oleh air payau. Pohon mangrove sendiri dapat hidup di air payau dan air laut. Pengunjung bisa berjalan – jalan di atas jalan setapak yang terbuat dari bambu di sepanjang hutan mangrove muara. Rimbunan pepohonan mangrove dapat membuat wisatawan yang berkunjung menjadi semakin jatuh hati dengan alam.

hutan mangrove 3
Foto:instagram.com/@fathur23
  • Spot Foto Alam

Daya tarik selanjutnya adalah spot foto – foto alam. Wisatawan bisa berfoto dibanyak spot, hasil fotonya instagramable banget. Cocok untuk mengupdate feeds instagram kamu dengan foto-foto alam pepohonan mangrove. Pada siang hari, jika cuaca sedang dalam kondisi baik, cuaca langit di wisata mangrove muara sangat bagus karena bewarna biru cerah. Pas banget untuk foto dengan pose terbaik kamu.

hutan mangrove 4
Foto:instagram.com/@epwanda15
  • Tempat Piknik Keluarga

Wisata mangrove muara bisa dijadikan sebagai alternatif piknik keluarga. Lokasi ini cocok dijadikan wisata edukasi anak, tempat yang asyik untuk bermain dan bercengkarama dengan keluarga. Anak-anak pasti akan merasa senang karena bisa menikmati suasana alam yang asri di pinggir perkotaan. Yuk ajak keluarga, pasangan, sahabat dan teman-temannya untuk berkunjung ke wisata mangrove muara.

hutan mangrove 1
Foto:instagram.com/@tohjoyo1980

Di sisi lain wisata mangrove yang indah ini, terkadang masih ditemukan banyak sampah. Sayang sekali tempat sebagus ini harus kotor, coba kita bayangkan bagaimana keberlangsungan ekosistem di dalamnya, jika hutan mangrove ini sampai tercemar? Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menjaga kelestarian hutan mangrove, jadi jangan buang sampah sembarangan, karena dapat berdampak buruk bagi ekosistem perairan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *