INFOTANGERANG.ID- Fenomena tawuran remaja Tangerang ternyata tak berdiri sendiri.

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa para remaja tersebut mengkonsumsi obat keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap menjadi pemicu keberanian semu para remaja sebelum terlibat aksi kekerasan.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, menyebut ada hubungan kuat antara maraknya peredaran obat-obatan keras ilegal dengan meningkatnya kriminalitas remaja, khususnya tawuran antarkelompok.

“Peredaran obat berbahaya ini sangat meresahkan dan berdampak langsung terhadap meningkatnya aksi tawuran. Obat ini menjadi pemicu mereka berani bertindak nekat,” ujar Kapolres, Jumat, 15 Januari 2026.

Efek Obat Keras Picu Agresivitas Remaja Tangerang

Menurut kepolisian, Tramadol dan Hexymer memiliki efek yang dapat menekan rasa takut dan meningkatkan agresivitas. Kondisi inilah yang kerap dimanfaatkan oleh pelajar atau remaja sebelum terlibat bentrokan fisik.

Efek tersebut membuat pengguna merasa lebih berani, emosional, dan sulit mengontrol diri, kombinasi berbahaya yang berujung pada tindakan kriminal.

“Oleh karena itu, kami lakukan penindakan tegas, baik secara preventif maupun represif,” tegas Jauhari.

Kedua tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Mereka dijerat Pasal 435 subsidair Pasal 436 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Penyidik masih melakukan pendalaman kasus dan pengembangan jaringan peredaran obat keras ini,” ungkap Kapolres.

Peran Orang Tua dan Lingkungan Jadi Kunci

Tak hanya mengandalkan penegakan hukum, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam pengawasan lingkungan, terutama terhadap pergaulan remaja.

“Kami mengimbau para orang tua, tokoh masyarakat, dan warga untuk bersama-sama mengawasi lingkungan. Jika mengetahui adanya peredaran obat ilegal, segera laporkan ke call center 110,” tutupnya.

Kasus ini menjadi peringatan serius bahwa perang terhadap tawuran remaja Tangerang tak cukup hanya dengan penertiban di jalanan, tetapi juga harus dimulai dari memutus rantai peredaran obat-obatan berbahaya.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter