panitia pilkades terpaksa harus menghutang untuk penyelenggaran sebelum pencoblosan pemilihan kepala desa (pilkades) hal tersebut terjadi karena anggaran pilkades belum turun dari pemerintah.minggu (13/10/2019)

hal tersebut terjadi pada panitia penyelengara pilkades di desa cikuya,kecamatan solear,kabupaten tangerang, panitia terpaksa harus menghutang untuk biaya operasonal pilkades.

ketua panitia pilkades cikuya fauzi mengatakan dirinya harusmencari dana talangan untuk bisa memenuhi kebutuhan oprasonal.

“Ya kita harus cari pinjaman dulu, kalau engga gitu kita kerepotan untuk biaya operasionalnya,” ungkap Fauzi

Menurut Fauzi anggaran itu untuk saat ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sosialisasi pelaksanaan pilkades sampai dengan pelaksanaan pemilihan kepala Desa (Kades).

“Secara keseluruhan untuk 153 Desa yang ikut ambil bagian dalam pilkades serentak di Kabupaten Tangerang, anggaran pilkades belum ada yang turun,” terang Fauzi Abdullah.

Ia juga berharap Dinas terkait bisa secepatnya memberikan solusi untuk pelaksanaan pilkades pada bulan desember nanti.