Polisi Amankan 5 Pelaku Pengoplos Ratusan Gas di Tangerang

Infotangerang.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tamgerang, Polda Banten

berhasil menangkap 5 orang yang diduga sebagai pelaku pengoplos ratusan gas elpiji dari tabung tiga kilogram ke tabung 12 kilogram.

“Kita amankan sementara lima orang dan kita juga sedang mengejar tersangka lain yang melarikan diri.

Tapi kita sudah mendapat identitas koordinatornya,” kata Kapoksek Panongan Iptu Hotma Patuan Anggari Manurung di Tangerang, Selasa (06/03/2023).

Ia menjelaskan, dalam penangkapan para tersangka tersebut ketika dilaksanakan

penggerebekan oleh petugas pada Sabtu (04/03) di Desa Rancaiyuh, Kecamatan Panongan.

Saat itu, kata Hotma, para tersangka diketahui menggunakan modus serupa yakni menggunakan regulator

yang telah dimodifikasi dan menggunakan es batu untuk mendinginkan tabung gas tersebut,

agar nantinya proses pengoplosan dari tabung tiga kilogram bisa berpindah ke tabung 12 kilogram.

“Awalnya kita dapati info dari masyarakat yang pernah mengambil gas LPG dari lokasi pengoplosan.

Dia merasa gas yang digunakan beraroma tidak sedap dan merasa akan membahayakan kemudian di sampaikan ke petugas dan memantau satu Minggu terhadap kegiatan itu,” katanya.

Ia mengungkapkan, dari hasil pengakuan para tersangka bahwa praktik ilegal itu sudah dilakukan selama tiga bulan,

dan mereka biasa menjual satu tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram kepada sejumlah pelanggan dengan harga berkisar antara Rp200.000.

“Keuntungan gas oplos ini per het 19-20 ribu. Sementara non subsidi 270 jadi keuntungan mereka per tabung 12 kilo Rp200 ribu,

itu pun kita kali dengan tabung yang kita amankan sebanyak 120 tabung gas,” ujarnya.

Ia mengaku, hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam serta pengajaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kita masih dalami terkait kasus ini. untuk barang bukti berasal dari luar wilayah Polsek Panongan.

Kemudian, untuk tersangka melarikan diri kita lakukan pengejaran. Total diamankan ada 974 tabung dan 72 slang mengoplos dan satu PIK up truk dan PIK up,” ungkapnya. (AZN/ASN)