Soal Rekaman Suara Camat Sindang Jaya Tangerang yang Dipotong, Ini Faktanya

Camat Sindang Jaya, Galih Prakosa membantah soal rekaman yang dipotong

Infotangerang.id – Camat Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang membantah terkait pemberitaan bahwa dirinya telah mensosialisasikan sosok Sekda Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid sebagai bakal calon Bupati.

Dia menyebut bahwa ada yang telah melakukan pemotongan rekaman suara sambutannya saat menghadiri silahturahmi warga di salah satu majelis taklim di wilayahnya pada Sabtu, 8 Juni 2024. Dimana, rekaman suara tersebut juga disebar di media sosial.

“Padahal, dalam sambutan tersebut tidak hanya biografi pak sekda yang saya sebutkan, tetapi semua bakal calon bupati yang sudah muncul ke publik saya paparkan masing-masing biografi nya,” kata Galih Prakosa, Camat Sindang Jaya kepada Infotangerang.id, Minggu , 9 Juni 2024.

Galih menjelaskan, dimana saat itu dirinya dipersilahkan sambutan, MC acara tersebut sempat menanyakan terkait banyak nya baliho bakal calon bupati yang beredar di wilayah Desa Sindang Asih dan menanyakan profil masing-masing bakal calon bupati.

Oleh sebab itu, lanjut Galih, selain menyampaikan program-program pemerintah daerah dan tahapan pilkada, dalam sambutan itu dia juga menyampaikan biografi beberapa bakal calon bupati Tangerang yang sudah muncul ke publik.

“Jadi, dalam sambutan itu, saya juga memaparkan biografi pak Zulkarnain dan H. Mad Romli. Rekaman suara yang beredar itu sepertinya sudah direkasaya, seolah-olah saya hanya menyebutkan biografi pak Sekda Maesyal Rasyid saja,” jelasnya.

Sebelumnya ramai pemberitaan, bahwa Camat Sindang Jaya, Galih Prakosa diduga mengampanyekan salah satu bakal calon Bupati Tangerang. Namun, dugaan itu dibantah oleh Camat, dia juga menyebut rekaman suara nya di lakukan pemotongan oleh orang-orang tak bertanggung jawab.

Sementara, pihak pondok pesantren (Ponpes) Darul Husna membenarkan bahwa memang Camat Sindang Jaya, Galih Prakosa memang hadir dalam acara atas undangannya. Namun, pihaknya membantah jika Galih tersebut mensosialisasikan sosok Sekda Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid sebagai bakal calon Bupati.

“Kebetulan saya yang memandu jalannya acara itu, saya pastikan bahwa rekaman suara yang menyebar itu tidak sepenuhnya dan di rekayasa,” kata Muhil Mubarok yang memandu acara itu.

Lebih lanjut, Muhil mengatakan, saat itu saat memandu acara dirinya mempersilahkan Galih Prakosa untuk melakukan sambutan, lalu ia bertanya terkait banyaknya baliho calon Bupati yang terpasang di Desa Sindang Asih.

Kemudian, ia meminta untuk memaparkan profilnya masing-masing bakal calon tersebut. “Saya meminta untuk memaparkan semuanya, dan dipaparkan semuanya,” katanya.

Ia menegaskan, ratusan jemaah yang hadir dalam acara tersebut menjadi saksi bahwa Camat Sindang Jaya Galih Prakosa dalam sambutanya tak hanya menyebutkan biografi Sekda Maesyal Rasyid.

“Pak camat menyampaikan masing-masing biografi para bakal calon bupati mendatang itu atas permintaan kami. Tujuanya, agar jemaah yang hadir mengetahui profil para calon bupati Tangerang nanti,” paparnya.

“Sekali lagi saya ingin meluruskan bahwa rekaman suara pak camat yang sengaja disebar itu, tidak utuh. Rekaman tersebut dipotong,” tambahnya.

Baca berita lainnya di Infotangerang dan Tangselife