Ternyata Keluarga Ibu Yuli Pernah Ajukan Bantuan Namun Ditolak Pemerintah

INFOTANGERANG.NET, KOTA SERANG – Keluarga ibu yulie Nurmelia (43) Warga Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang yang diduga meninggal karena kelaparan dan hanya minum air isi ulang galon selama 2 hari, menjadi sorotan Publik.

Kabar Terbaru Ternyata Sang Suami M. Kholik  pernah mengajukan bantuan covid-19 dari pemerintah untuk dirinya.

namun ternyata bantuan tersebut ditolak oleh pemerintah daerah karena memiliki gaji, padahal dirinya hanya buruh lepas yang gajinyahanya Rp 25 Ribu perhari.

“Saya sudah ngajuin katanya kalau masih dapat gaji nggak dikasih,” ungkapnya, dikutip infotangerangnet dari suarabantennews, Rabu (22/04/2020).

Sebelumnya Meninggalnya ibu yuli karena kelaparan dibantah oleh walikota Serang Syafrudin.

“Meninggalnya ibu Yulie bukan karena kelaparan, pertama karena takdir,” Ujar Syafrudin kepada wartawan di Serang, Selasa (21/4/2020).

Syafrudin Mengatakan kondisi Yulie kurang tepat dikatakan kelaparan, karena saat Dinsos datang Minggu (19/4/2020), di rumah Yulie terlihat pisang goreng dan singkong.

“Saya mendapat kabar berita dari medsos bahwa ada warga Kota Serang yang di Kaloran itu 2 hari makan air, tidak makan nasi kemudian kelaparan, terus saya mengutus camat kecamatan Serang,” Terang Syafrudin.

“Kayaknya itu kurang pas, sebab di situ di ruangan itu ada pisang goreng kemudian ada singkong,” katanya menirukan laporan dari utusannya.

Keluarga tersebut menurutnya kemudian diberikan bantuan berupa beras. Bukan hanya dari pemkot tapi juga ada bantuan dari berbagai pihak mulai dari kecamatan sampai ormas. Bahkan Senin siang (20/4/2020), utusan dari Pemprov Banten juga datang, namun sayang sorenya Yulie meninggal. (map)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *