INFOTANGERANG.ID — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyapa dan mendengarkan langsung keluhan warga terdampak TPA Cipeucang melalui sambungan video call, pada Rabu 7 Januari 2025. Dalam dialog virtual tersebut, Benyamin memastikan pemerintah daerah menambah bantuan logistik berupa beras dan air mineral bagi 50 kepala keluarga (KK) yang terdampak langsung.
Kehadiran Pemerintah Kota Tangerang Selatan di lapangan diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin. Asep yang berada di tengah warga, melalui ponsenya, menghubungkan langsung Wali Kota Benyamin agar masyarakat dapat berdialog tanpa sekat.
“Saya lanjutkan programnya (bantuan logistik), ya. Tadi saya sudah minta ke Baznas dan Pak Asep untuk terus koordinasi membantu masyarakat di sana,” kata Benyamin melalui layar ponsel yang langsung disambut seruan syukur “Alhamdulillah” dari warga.
Sebagai informasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan memutuskan untuk meningkatkan jumlah bantuan guna meringankan beban masyarakat. Berdasarkan data teknis, bantuan ini menyasar 50 KK yang berada di zona terdampak langsung TPA Cipeucang.
Sebelumnya warga menerima dua galon air mineral per KK, dan jumlahnya ditingkatkan menjadi empat galon air per minggu untuk masing-masing KK.
Selain itu, pemkot juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras seberat 5 kilogram untuk setiap kepala keluarga secara rutin.
“Kami mendengar aspirasi warga. Oleh karena itu, bantuan kemanusiaan ini resmi kami perpanjang untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujar Benyamin melalui layar ponsel dan kembali disambut riuh tepuk tangan warga.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel bersinergi erat dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan. TB Asep Nurdin, yang menjadi “jembatan” antara warga dan Wali Kota, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bukti nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam. “Pak Wali ingin memastikan langsung kebutuhan warga terpenuhi. Beliau mendengar, dan kami mengeksekusinya di lapangan,” kata Asep di sela-sela kunjungannya.
PMI juga mengerahkan unit layanan kesehatan keliling untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara jemput bola bagi puluhan keluarga guna mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kondisi lingkungan.
Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Serpong, Siti Murni, yang mewakili warga saat berdialog dengan Wali Kota, mengungkapkan rasa leganya atas kepastian bantuan tersebut. “Kami sangat bersyukur permohonan kami untuk tambahan air bersih dan beras langsung dikabulkan oleh Pak Wali. Kehadiran Pak Kadis Kominfo di sini juga membuat kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.
Momen dialog virtual ini menjadi bukti nyata bahwa jajaran Pemkot Tangsel tetap responsif dan hadir di tengah masyarakat dalam penanganan darurat sampah, memastikan kesehatan dan kebutuhan dasar warga tetap menjadi prioritas utama.

