INFOTANGERANG.ID- Sejumlah beasiswa S2-S3 berikut ini belum banyak dilirik oleh pelajar Indonesia, tetapi menawarkan manfaat yang tidak kalah menarik dari beasiswa incaran kebanyakan pelajar.
Melanjutkan studi jenjang S2-S3 ke luar negeri dengan beasiswa, menjadi mimpi banyak orang yang telah menyelesaikan pendidikan S1.
Memang ada banyak peluang beasiswa S2-S3 yang bisa di coba, seperti beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP), hingga Chevening atau Fullbright.
Namun, banyak yang merasa khawatir akan kalah saing dengan para pelajar lain karena daya tampung yang sedikit namun peminatnya luar biasa banyak.
Apalagi jika beasiswa S2-S3 tersebut memiliki banyak benefit maksimal, pasti akan semakin sulit untuk bisa mendapatkan beasiswa tersebut.
Namun tak perlu khawatir, berikut ini beasiswa untuk jenjang S2-S3 yang sepi peminat namun memiliki banyak keuntungan.
5 Beasiswa S2-S3 ke Luar Negeri Jarang Dirilik

Setidaknya ada 5 beasiswa untuk S2-S3 yang jarang dilirik atau sepi peminat namun memiliki benefit maksimal yang banyak keuntungannya.
Lalu apa saja beasiswa tersebut? Berikut penjelasannya.
1. KAUST Scholarship (S2/S3)
KAUST Scholarship adalah beasiswa penuh yang diberikan oleh King Abdullah University of Science and Technology (KAUST).
Beasiswa tersebut diperuntukan kepada mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk jenjang pendidikan S2 dan S3,
Beasiswa ini terbuka untuk berbagai bidang dalam STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Adapaun benefit yang akan didapat dari beasiswa tersebut, yakni:
- Biaya kuliah sepenuhnya ditanggung
- Tunjangan bulanan berkisar antara USD 20.000–30.000 per tahun (sekitar Rp 317,7–Rp 476,6 juta, tergantung pada kualifikasi dan prestasi akademik)
- Akomodasi di asrama mahasiswa
- Asuransi kesehatan dan gigi
- Biaya relokasi
- Tidak membutuhkan keahlian Bahasa Arab, karena mayoritas kelas menggunakan Bahasa Inggris
Jadwal Pendaftaran: Sekitar bulan Oktober
2. Graduate Research Scholarship – University of Melbourne (S2)
University of Melbourne menawarkan Melbourne Research Scholarship dan Research Training Program (RTP) Scholarship bagi mahasiswa domestik maupun internasional yang ingin menempuh studi berbasis penelitian.
Benefit beasiswa:
- Pembebasan biaya kuliah hingga dua tahun untuk Master by Research dan empat tahun untuk Doktoral
- Tunjangan hidup sebesar AUD 38.500 per tahun (sekitar Rp 395 juta) selama 2 tahun (Master) atau 3,5 tahun (Doktoral)
- Relocation grant senilai AUD 2.000 (Rp 20,7 juta) bagi mahasiswa dari luar Victoria dan AUD 3.000 (Rp 31 juta) bagi mahasiswa dari luar Australia
- Overseas Student Health Cover (OSHC) Single Membership untuk mahasiswa internasional
Jadwal Pendaftaran: Hingga 31 Oktober
3. Cultural Heritage Scholarship – Nuffic Neso (S2)
Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa dari Indonesia, Nigeria, Afrika Selatan, Sri Lanka, dan Suriname yang ingin mengambil program Master di bidang warisan budaya, khususnya yang berkaitan dengan benda-benda yang diambil pada masa kolonial Belanda.
Benefit Beasiswa:
- Biaya kuliah penuh
- Uang saku EUR 1.500 per bulan (sekitar Rp 26 juta)
- Tunjangan kedatangan
- Asuransi kesehatan
- Tiket pesawat
- Bantuan visa
Jadwal Pendaftaran: Sekitar Maret-April
4. Australian Government Research Training Program Scholarship – University of Adelaide (S2/S3)
University of Adelaide menyediakan beasiswa Australian Government Research Training Program (RTP) bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil program Master atau Doktoral berbasis penelitian.
Benefit Beasiswa:
- Pembebasan biaya kuliah
- Tunjangan hidup AUD 35.300 per tahun (sekitar Rp 365,7 juta)
- Asuransi kesehatan
Jadwal Pendaftaran: Sekitar Juni
5. Maastricht University Holland High Potential Scholarship (S2)
Beasiswa ini merupakan kombinasi dari High Potential Scholarship yang didanai oleh Maastricht University Scholarship Fund serta NL Scholarship dari pemerintah Belanda.
Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa non-UE/EEA yang ingin menempuh studi S2 di Belanda.
Benefit beasiswa:
- Uang saku EUR 30.625 (sekitar Rp 523,9 juta) untuk 25 bulan
- Asuransi kesehatan dan tanggung jawab hukum EUR 700 (sekitar Rp 11,9 juta)
- Biaya visa
- Pembebasan biaya kuliah
- Biaya Pre-Academic Training
Jadwal Pendaftaran: Sekitar Februari
Beasiswa-beasiswa ini menawarkan kesempatan besar bagi mahasiswa Indonesia untuk meraih pendidikan terbaik di luar negeri dengan pendanaan penuh.
