Infotangerang.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai mematangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dalam pandangan umumnya, Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa arah pembangunan selama lima tahun ke depan akan berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.

“Secara umum visinya adalah menjadikan Tangerang Selatan kota yang unggul, inklusif, inovatif, dan kolaboratif menuju kota lestari,” kata Benyamin usai menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna, Senin (28/7/2025).

Ia menyebutkan, visi tersebut dijabarkan dalam lima misi utama pembangunan, yang kemudian diterjemahkan ke dalam sejumlah target makro strategis.

Target Indikator Makro RPJMD

Beberapa indikator makro yang menjadi sasaran utama dalam RPJMD ini antara lain:

  • Universal Health Coverage (UHC) yang ditargetkan mencapai 100 persen pada 2029.
  • Angka harapan hidup masyarakat didorong untuk terus meningkat.
  • Rata-rata lama sekolah ditargetkan naik dari 11,8 tahun menjadi 14 hingga 15 tahun.

Penurunan angka kemiskinan, meskipun hanya 0,1 atau 0,2 persen, disebut tetap berarti karena menyangkut ribuan warga.

“Kita ingin membangun tujuh unit SMP baru sampai tahun 2029 untuk mendongkrak partisipasi pendidikan,” ujar Benyamin.

Di bidang kesehatan, Pemkot akan memperluas cakupan pemeriksaan gratis serta meningkatkan kualitas layanan melalui program Tangsel Sehat Prima dan penguatan fasilitas.

Pengentasan Kemiskinan dengan Pendekatan Produktif

Dalam upaya menurunkan kemiskinan, Benyamin menyatakan bahwa selain bantuan sosial, Pemkot juga akan fokus pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pelatihan kerja dan dukungan usaha.

“Kita tidak hanya berikan bantuan modal, tapi juga alat dan sarana usaha, agar masyarakat miskin bisa mandiri, khususnya di sektor ekonomi kreatif,” tegasnya.

Ia menambahkan, meski angka pengangguran di Tangsel relatif rendah—yakni di kisaran 4 persen—Pemkot tetap berkomitmen membuka akses lapangan kerja baru dan mendorong inovasi ekonomi.

Kolaborasi dengan DPRD dan OPD

Lebih lanjut, Benyamin menyebutkan bahwa pembahasan RPJMD akan dilanjutkan melalui pembentukan panitia khusus (pansus) DPRD, yang akan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pansus akan dibentuk dan langsung dilakukan rapat-rapat kerja dengan OPD untuk mendalami lebih lanjut substansi RPJMD ini,” ucapnya.

Dengan RPJMD yang disusun berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, Benyamin optimistis bahwa arah pembangunan lima tahun ke depan akan membawa Kota Tangerang Selatan menuju transformasi sebagai kota yang tangguh, berdaya saing, dan ramah lingkungan.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Malik Abdul Aziz
Editor
Malik Abdul Aziz
Reporter