INFOTANGERANG.ID- Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mempercepat transformasi digital di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satu langkah strategis yang kini menjadi perhatian utama adalah penerapan platform ASN Digital, sebuah sistem terpadu untuk pengelolaan layanan kepegawaian nasional.

Mengacu pada informasi resmi BKN, ASN Digital merupakan aplikasi super atau superapp yang mulai diluncurkan sejak pertengahan 2025.

Platform ini dirancang untuk menyederhanakan sekaligus mengintegrasikan berbagai layanan kepegawaian yang selama ini tersebar di berbagai aplikasi.

Apa Itu ASN Digital?

ASN Digital hadir sebagai sistem satu pintu yang mencakup 47 layanan kepegawaian, mulai dari proses rekrutmen, pengembangan karier, penilaian kinerja, hingga masa pensiun.

Melalui satu portal, ASN dapat mengakses berbagai layanan penting seperti MyASN, SIASN, SSCASN, hingga layanan administrasi kepegawaian lainnya secara terintegrasi.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus memperbaiki kualitas data kepegawaian nasional.

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menyebut ASN Digital sebagai wujud nyata komitmen BKN dalam memberikan layanan yang transparan dan berkeadilan bagi sekitar 5,2 juta ASN di Indonesia.

Ia juga mendorong seluruh instansi pemerintah untuk mengajak ASN di lingkungannya segera menggunakan platform ini.

Untuk melindungi data kepegawaian nasional dan mencegah penyalahgunaan akun, ASN Digital dilengkapi dengan sistem Multi-Factor Authentication (MFA).

Dengan sistem ini, login tidak cukup hanya menggunakan NIP dan kata sandi, tetapi juga membutuhkan verifikasi tambahan berupa kode OTP.

Seluruh layanan ASN Digital hanya dapat diakses melalui laman resmi asndigital.bkn.go.id, dan aktivasi MFA menjadi syarat wajib sebelum ASN dapat menggunakan layanan secara penuh.

Cara Login ASN Digital dan Aktivasi MFA

Berikut langkah-langkah aktivasi MFA ASN Digital yang harus dilakukan ASN:

1. Unduh dan instal aplikasi Google Authenticator di HP

2. Buka browser dan kunjungi asndigital.bkn.go.id

3. Klik menu Login

4. Masukkan username (NIP) dan password MyASN

5. Abaikan kolom OTP, lalu klik Login

6. Klik tombol Aktifkan MFA pada notifikasi yang muncul

7. Pindai QR Code menggunakan Google Authenticator

8. Masukkan kode OTP dari aplikasi ke kolom verifikasi

9. Isi nama perangkat

10. Klik Submit

11. Login ulang menggunakan NIP, password, dan kode OTP

12. Jika berhasil, dashboard ASN Digital akan tampil

Risiko Jika Menunda Aktivasi ASN Digital

Meski belum disertai sanksi tertulis, menunda aktivasi ASN Digital berpotensi menimbulkan dampak administratif serius, antara lain:

  • Tidak bisa mengakses MyASN dan layanan SSO
  • Proses kenaikan pangkat tertunda
  • Keterlambatan gaji berkala
  • Kesulitan verifikasi data kepegawaian
  • Akun berisiko terkunci dari layanan digital BKN

Dalam sistem kepegawaian terpusat, satu keterlambatan dapat berdampak panjang pada hak ASN.

Jika ASN mengalami masalah teknis, seperti:

  • QR Code tidak muncul
  • Kode OTP gagal
  • Akun terkunci

Segera hubungi BKPSDM instansi masing-masing agar permasalahan dapat ditangani lebih cepat.

Aktivasi ASN Digital bukan lagi sekadar imbauan, melainkan kebutuhan di era birokrasi digital.

Semakin cepat ASN mengaktifkan akun dan MFA, semakin aman data kepegawaian dan semakin lancar layanan yang diterima.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter