INFOTANGERANG.ID – Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika), yang menjadi dasar fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjaga persatuan dan identitas nasional bisa dimulai dari keluarga.
Hal itu disampaikan Anggota MPR RI Habib Idrus Al Jufri dalam sosialisasi daerah pemilihan Empat Pilar MPR RI Tahap VIII Tahun 2025 yang digelar di Tangerang dalam pertemuan struktur se-Tangerang Raya. Rabu (10/12/2025).
Dalam paparannya, Habib Idrus Al Jufri, menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI paling nyata penerapannya justru dimulai dari keluarga dan komunitas.
Ia menyebut Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman nilai dan aturan, sementara NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi cara pandang dalam menyikapi perbedaan. Menurutnya, persatuan nasional tidak akan kuat tanpa fondasi sosial yang rukun.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, penggerak organisasi, serta unsur komunitas. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Diskusi kemudian mengarah pada potensi konflik di masyarakat akibat perbedaan pilihan dan sikap. Para peserta yang hadir menyampaikan berbagai pengalaman terkait dinamika sosial di lingkungan masing masing.
Isu tentang perbedaan pandangan, gesekan antarwarga, hingga tantangan menjaga kebersamaan menjadi topik yang banyak dibicarakan.
Menanggapi hal tersebut, Habib Idrus menyampaikan, banyak konflik yang terjadi bukan karena berbeda, tapi karena jarang duduk bersama dan saling mendengar.
Ia juga menekankan bahwa musyawarah merupakan nilai Pancasila yang perlu terus dihidupkan dalam kehidupan sehari hari.
“Kalau anggota keluarga dan komunitas masyarakat rukun dan selalu bermusyawarah, bangsa ini tidak perlu dipaksa untuk bersatu.” kata Habib Idrus mengaskan.
Habib Idrus juga menyoroti pentingnya keteladanan dari tokoh masyarakat. Ia menilai bahwa sikap terbuka dan mau berdialog akan menciptakan rasa saling percaya di tengah masyarakat.

