INFOTANGERANG.ID- Media sosial tengah diramaikan oleh kabar Lisa BLACKPINK syuting di Bandung.
Sejumlah unggahan di Instagram menyebut idol K-Pop global tersebut berada di kawasan Tebing Karst Citatah, Kabupaten Bandung Barat, untuk menjalani proses pengambilan gambar film Netflix terbaru.
Isu mengenai lokasi syuting Lisa BLACKPINK ini mencuat setelah sebuah unggahan dari akun Instagram milik Delon Tio, yang disebut sebagai co-produser film Extraction: Tygo, memperlihatkan panorama alam berupa tebing batu menjulang dengan cahaya matahari yang dramatis.
Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi warganet, terutama penggemar Lisa BLACKPINK di Indonesia.
Film yang dimaksud merupakan spin-off dari waralaba populer Netflix, Extraction, dengan judul Extraction: Tygo.
Proyek ini disebut-sebut dibintangi oleh aktor papan atas Korea Selatan Don Lee (Ma Dong-seok), Lee Jin-uk, serta Lalisa Manobal atau Lisa BLACKPINK.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, lokasi yang viral tersebut berada di salah satu destinasi wisata alam kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat.
Di area sekitar lokasi, tampak puluhan kendaraan minibus yang diduga membawa kru produksi dan pemain film.
Keberadaan set syuting juga diperkuat dengan sejumlah penunjuk arah bertuliskan bahasa Inggris dan Korea yang ditempel di sekitar kawasan.
Melansir dari Detik.com, pengelola objek wisata Karst Citatah, Ikbal Kamal Pasya, membenarkan bahwa kawasan tersebut memang digunakan sebagai lokasi syuting film internasional.
Namun, ia tidak memastikan kehadiran langsung Lisa BLACKPINK di lokasi tersebut.
“Iya betul, tempat kami dijadikan lokasi syuting film. Tapi soal apakah Lisa atau pemeran utama lainnya ada di sini, saya kurang tahu secara pasti,” ujar Ikbal saat ditemui, Selasa (20/1/2026).
Tim media yang mencoba mendekati area set syuting juga mendapat pengawalan ketat.
Kru produksi melarang pengambilan gambar yang dapat memperlihatkan detail set film secara jelas.
Menurut Ikbal, pemilihan Karst Citatah sebagai lokasi syuting bukan tanpa alasan. Lanskap bebatuan kapur yang khas, dipadukan dengan area hijau di sekitarnya, dinilai sesuai dengan kebutuhan visual film.
“Secara alam, lokasi ini mendekati konsep yang mereka inginkan. Bahkan ada elemen seperti jembatan yang memang dibutuhkan dalam cerita,” jelasnya.
Meski berada di kawasan industri batu kapur, area syuting tetap menawarkan panorama alam yang unik dan sinematik.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) memastikan pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi terkait kegiatan syuting tersebut.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbud KBB, David Oot, mengatakan surat permohonan dukungan syuting telah diterima sejak akhir tahun lalu.
“Benar, kami sudah menerima surat pemberitahuan dan permohonan dukungan syuting di kawasan Citatah sejak 18 Desember 2025,” ujarnya.

