INFOTANGERANG.ID- Status waspada Kota Tangerang hingga kini masih diberlakukan BPBD Kota Tangerang terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil membuat masyarakat diminta untuk tidak lengah. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama di tengah ancaman cuaca ekstrem.
“Karena kondisi masih waspada, kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan dan menyiapkan kebutuhan pokok,” ujar Mahdiar, Minggu 25 Januari 2026.
BPBD juga membuka jalur bantuan bagi warga yang membutuhkan pertolongan darurat. Masyarakat dapat menghubungi Emergency Call Center 112 atau hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144 agar laporan dapat segera ditindaklanjuti.
Menurut Mahdiar, petugas BPBD bersama unsur gabungan telah disiagakan selama 24 jam penuh dengan sistem piket bergantian. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terburuk, sesuai arahan langsung dari Wali Kota Tangerang, Sachrudin.
“Kami mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat. Seluruh personel tetap siaga di lapangan,” katanya.
Meski banjir di sejumlah titik dilaporkan mulai surut, BPBD memastikan petugas gabungan masih bertahan di wilayah terdampak. Kehadiran mereka ditujukan untuk membantu warga, sekaligus mengantisipasi potensi bencana susulan.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Kota Tangerang berkolaborasi dengan unsur TNI-Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), aparat wilayah, serta relawan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemantauan lapangan, penyedotan genangan di fasilitas umum, pengerahan personel dan perahu evakuasi, hingga membantu mobilisasi warga di area rawan.
Tak hanya fokus pada evakuasi, BPBD juga telah mendirikan posko kesehatan dan dapur umum guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Distribusi logistik serta pendampingan tenaga medis turut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga pascabanjir.
Sementara itu, upaya pemulihan lingkungan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang. Petugas kebersihan diterjunkan untuk membersihkan sampah sisa banjir di kawasan Jalan Villa Mutiara Pluit, Kelurahan Periuk.
Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Tangerang, Iwan, menjelaskan pembersihan dilakukan untuk mencegah munculnya sumber penyakit serta mengantisipasi penyumbatan saluran air yang berpotensi memicu banjir ulang.
“Fokus pembersihan tidak hanya di jalan raya, tetapi juga menyisir saluran air yang tersumbat material hanyutan,” ujarnya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan risiko penyakit pascabanjir, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan gangguan kesehatan lainnya.

