INFOTANGERANG.ID- PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan 4 ruas jalan tol fungsional untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.

Total panjang ruas tol yang akan difungsionalkan mencapai 121,64 kilometer dan dapat digunakan masyarakat tanpa dikenakan tarif.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa pengembangan jalan tol nasional terus berjalan, termasuk sejumlah proyek yang belum sepenuhnya rampung namun telah memenuhi syarat untuk difungsikan sementara.

“Meski belum beroperasi penuh, ruas-ruas ini sudah melalui berbagai tahapan persiapan sehingga aman digunakan saat periode mudik,” ujar Rivan dikutip Selasa 10 Februari 2026.

Untuk memastikan kesiapan di lapangan, Jasa Marga bersama Korlantas Polri telah melakukan pengecekan langsung ke seluruh ruas tol fungsional yang akan dibuka selama masa Lebaran.

Tol Japek II Selatan Jadi Andalan Alternatif Mudik Lebaran 2026

Ruas pertama yang dipastikan siap difungsikan adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang 54,75 kilometer, yang menghubungkan Sadang hingga Setu. Progres pembangunan tol ini telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan rampung pada Maret 2026.

Tol Japek II Selatan dinilai memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif bagi kendaraan dari arah Bandung menuju Jawa Timur, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek yang selama ini menjadi titik krusial saat mudik.

Ruas kedua adalah Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I (Probolinggo–Besuki) sepanjang 49,68 kilometer. Jalur ini melintasi kawasan pegunungan Paiton dan dilengkapi konstruksi jalan layang serta jembatan.

Dibukanya ruas ini diharapkan dapat memperlancar pergerakan kendaraan menuju Banyuwangi hingga Bali, khususnya saat lonjakan volume kendaraan di musim mudik.

Tol Yogya-Bawen dan Yogya-Solo Kurangi Titik Padat

Sementara itu, ruas ketiga adalah Tol Yogyakarta–Bawen Seksi Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Meski relatif pendek, ruas ini dinilai krusial karena berada di kawasan yang kerap mengalami kemacetan, terutama akibat aktivitas pasar dan simpang lalu lintas.

“Ruas ini membantu mengurai kepadatan di kawasan Bawen hingga Ambarawa,” ungkap Rivan.

Ruas keempat adalah lanjutan Tol Yogyakarta–Solo, dari Prambanan hingga Purwomartani sepanjang 12,23 kilometer, yang diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah timur Yogyakarta.

Rivan menambahkan, pengoperasian tol fungsional bertujuan untuk mendistribusikan arus kendaraan, terutama di titik-titik pertemuan lalu lintas yang selama ini menjadi sumber kemacetan saat musim mudik.

Pengaturan penggunaannya, baik untuk arus mudik maupun arus balik, akan disesuaikan dengan kebijakan kepolisian.

Dengan kesiapan empat ruas tol fungsional ini, Jasa Marga berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter