INFOTANGERANG.ID- RS Hermina Serpong yang berada di kawasan perbatasan Tangerang Selatan, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Tangerang resmi menghadirkan Poliklinik Holistik sebagai layanan kesehatan integratif pertama di Banten dan Jabodetabek.
Ini adalah sebuah langkah unuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang ingin sembuh optimal tanpa mengabaikan pendekatan alami.
Direktur RS Hermina Serpong, dr. Taufan, menegaskan bahwa konsep ini bukan menggantikan pengobatan medis yang sudah ada, melainkan melengkapinya.
“Pengobatan tradisional dan medis konvensional berjalan beriringan. Tujuannya agar terapi pasien lebih optimal dan risiko efek samping bisa diminimalkan,” ujarnya.
Pemilihan RS Hermina Serpong bukan tanpa alasan. Lokasinya yang masih asri dan dikelilingi ruang hijau menjadi nilai tambah tersendiri.

Bahkan, rumah sakit ini memiliki taman herbal sekaligus healing garden yang bisa dimanfaatkan pasien setelah menjalani terapi.
Di sisi lain, kawasan ini masih memiliki masyarakat yang mempercayai pengobatan tradisional. Alih-alih membiarkan mereka berobat ke tempat yang belum tentu memiliki izin resmi, Hermina menghadirkan layanan tradisional yang tetap diawasi secara medis.
Poliklinik ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tangsel dan diawasi secara resmi. Tenaga kesehatan tradisional yang terlibat pun bukan sembarangan, merupakan lulusan Universitas Airlangga (UNAIR) dan tenaga tersertifikasi herbal.
Menariknya, terapi yang diberikan bisa berbeda pada setiap pasien. Bahkan kepribadian pasien turut dipertimbangkan. Pasien dengan kecenderungan mudah marah tentu berbeda pendekatan terapinya dibanding pasien yang cenderung melankolis.
Sebagai contoh, terapi bekam dianjurkan rutin sebulan sekali untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal. Begitu pula bagi atlet atau masyarakat aktif yang mengalami cedera ringan seperti keseleo atau terkilir, terapi akupunktur dan akupresur bisa menjadi solusi.
Beberapa pasien yang sebelumnya datang dengan kondisi murung atau kurang segar, disebut mengalami perubahan signifikan setelah menjalani terapi kombinasi herbal dan aromaterapi.
Poliklinik Holistik RS Hermina Serpong Selaras dengan Health Tourism
Sementara Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang secara resmi meresmikan Poliklinik Holistik di RS Hermina Serpong mengatakan ini sebuah inovasi layanan kesehatan yang mengombinasikan pengobatan tradisional dengan medis modern dalam satu sistem terintegrasi.
Bukan sekadar seremoni, peresmian ini menjadi penanda hadirnya layanan kesehatan berbasis integratif pertama di Provinsi Banten.
“Hari ini kita meresmikan inovasi besar di bidang kesehatan. Ini satu-satunya di Banten yang menggabungkan pengobatan tradisional dan modern dalam satu layanan,” ujar Benyamin.
Kehadiran Poliklinik Holistik ini selaras dengan arahan nasional dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan.
Bagi Pemerintah Kota Tangsel, inovasi ini juga terhubung langsung dengan rencana besar pengembangan program health tourism atau wisata kesehatan.
Menariknya, Wali Kota menilai pendekatan ini menjembatani kebiasaan masyarakat yang selama ini akrab dengan pengobatan tradisional.
“Yang selama ini menjadi kebiasaan masyarakat, sekarang tekniknya sudah ada secara medis. Jadi masyarakat bisa memanfaatkan sistem yang dikembangkan RS Hermina untuk meningkatkan derajat kesehatan,” jelasnya.
Berpeluang Direplikasi di Fasilitas Kesehatan Daerah
Benyamin mengakui hal tersebut sangat mungkin dilakukan, namun perlu persiapan matang. Pasalnya, tenaga medis dengan kompetensi pengobatan tradisional berbasis medis tidak tersedia di semua tempat.
“Kalau ini diterapkan, maka secara medis terjamin, tradisionalnya juga terjamin. Dan ini bisa mengurangi ketergantungan pada obat-obatan kimia, karena tidak semua orang cocok dengan obat kimia,” ujarnya.
Ke depan, Pemkot Tangsel akan mempertimbangkan fasilitas kesehatan mana yang siap untuk mengadopsi konsep serupa.

