INFOTANGERANG.ID- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktorat Meteorologi Publik merilis prakiraan cuaca Jabodetabek 13–14 Februari 2026.
Sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai angin kencang.
Pada prakiraan cuaca Jabodetabek ini BMKG menetapkan status Waspada untuk beberapa daerah karena adanya potensi dampak hidrometeorologi seperti genangan air, luapan sungai, hingga gangguan aktivitas masyarakat.
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 13 Februari 2026
Pada Jumat (13/2/2026), status Waspada diberlakukan di sejumlah wilayah berikut:
- Kota Tangerang
- Kabupaten Tangerang
- Jakarta Utara
- Jakarta Pusat
- Jakarta Barat
- Jakarta Timur
- Jakarta Selatan
- Kepulauan Seribu
- Kabupaten Bekasi
- Kota Depok
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan turun di wilayah tersebut.
BMKG juga mencatat adanya potensi angin kencang di Kabupaten Tangerang.
Kondisi ini berisiko menyebabkan gangguan aktivitas luar ruang, pohon tumbang, hingga kerusakan fasilitas ringan.
Sementara itu, tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga (hujan lebat–sangat lebat) maupun Awas (hujan sangat lebat–ekstrem).
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 14 Februari 2026
Memasuki Sabtu (14/2/2026), status Waspada masih berlaku di sebagian besar wilayah Jabodetabek.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi:
- Seluruh wilayah DKI Jakarta
- Kepulauan Seribu
- Kabupaten Bekasi
- Kota Bekasi
- Kabupaten Bogor
- Kota Depok
Potensi angin kencang kembali teridentifikasi di Kabupaten Tangerang.
Seperti hari sebelumnya, tidak ada wilayah yang berstatus Siaga maupun Awas.
Pada level Waspada, hujan sedang hingga lebat dapat memicu sejumlah dampak, antara lain:
- Genangan air di jalan raya maupun pemukiman
- Peningkatan debit sungai skala kecil
- Risiko longsor di wilayah perbukitan
- Gangguan lalu lintas saat jam sibuk
Jika hujan disertai angin kencang, risiko pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik juga perlu diantisipasi.
BMKG mengimbau masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan membawa perlengkapan hujan dan tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat disertai angin.
Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan genangan dan jalan minim penerangan.
Meski belum ada wilayah berstatus Siaga atau Awas, kesiapsiagaan tetap diperlukan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.
Pemerintah daerah serta dinas terkait diharapkan melakukan langkah mitigasi lebih dini guna meminimalkan risiko dampak hidrometeorologi dalam dua hari ke depan.

