INFOTANGERANG.ID- Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran hingga November 2025 tercatat mencapai 7,35 juta orang.

Jika ditelusuri lebih dalam, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) justru menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran tertinggi, yakni 8,45 persen.

Disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 6,55 persen. Angka ini menegaskan bahwa pendidikan menengah belum sepenuhnya menjamin akses mulus ke dunia kerja.

Lulusan SMK Masih Sulit Terserap Industri

Ironisnya, SMK yang sejak awal dirancang mencetak tenaga siap kerja, justru mendominasi statistik pengangguran.

Sejumlah faktor menjadi penyebab yakni, keterbatasan pengalaman praktik, kurangnya koneksi industri, hingga persoalan ekonomi yang membatasi pengembangan keterampilan lanjutan.

Di tengah situasi tersebut, Danish Culinary School di Tangsel mencoba menawarkan pendekatan berbeda, menggabungkan pelatihan intensif dan praktik langsung di industri perhotelan.

Program AKSARA: Pelatihan 9 Bulan, Biaya Terjangkau

Lembaga pelatihan kerja ini meluncurkan Program AKSARA (Angkatan Siap Kerja), sebuah skema pendidikan vokasi berbasis praktik dengan durasi sembilan bulan.

Biaya pelatihan dipatok Rp2,5 juta dan dapat diangsur dua kali, angka yang relatif terjangkau untuk program dengan jalur magang hotel berbintang.

Owner Danish Culinary School, Taufik Hidayat Syah, mengaku tergerak melihat banyaknya lulusan SMA/SMK yang sebenarnya memiliki potensi, tetapi terkendala biaya dan arah pengembangan diri.

Menurutnya, persoalan utama bukan pada kemalasan, melainkan keterbatasan akses terhadap pelatihan berkualitas dan jejaring industri.

Skema Belajar: Intensif dan Langsung Terjun ke Hotel Bintang 4–5

Dua bulan pertama, peserta mendapatkan pelatihan intensif bersama chef profesional. Materi difokuskan pada teknik dasar hingga standar dapur profesional.

Tujuh bulan berikutnya diisi dengan praktik kerja langsung di hotel minimal bintang 4, bahkan hingga bintang 5. Skema ini dirancang agar peserta tidak hanya memegang sertifikat, tetapi benar-benar memiliki pengalaman kerja nyata saat lulus.

Program AKSARA terbuka untuk lulusan SMA/SMK, Madrasah Aliyah, hingga Paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun. Selain jalur kuliner, peserta juga bisa diarahkan sesuai minat, termasuk posisi waiter maupun peluang kerja di kapal pesiar.

Dari Nol hingga Siap Mandiri

Program ini lahir dari pengalaman pribadi sang pendiri yang merintis karier dari bawah. Ia ingin membuka akses pelatihan berbasis praktik harian dengan jalur magang hotel berbintang, namun tetap dengan biaya yang terjangkau.

Di tengah 7,35 juta angka pengangguran nasional, inisiatif berbasis keterampilan seperti ini menjadi secercah harapan, khususnya bagi lulusan pendidikan menengah yang masih mendominasi statistik.

Lebih dari sekadar kursus memasak, Program AKSARA mencoba membangun kemandirian generasi muda. Dengan kompetensi yang relevan dan koneksi industri yang jelas, peluang kerja bukan lagi sekadar wacana, tetapi jalur nyata yang bisa ditempuh.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter