INFOTANGERANG.ID- Peresmian Oniku Cafe di Gramedia World BSD menjadi warna baru bagi pecinta kuliner Jepang di Tangerang.
Mengusung konsep affordable Japanese steak dalam balutan kafe kasual, Oniku tak sekadar menyajikan hidangan lezat, tetapi juga menghadirkan pengalaman bersantap yang menyatu dengan dunia literasi.
Kolaborasi strategis antara Oniku Cafe dan Gramedia ini menjadi langkah segar yang menjawab kebutuhan pengunjung keluarga di kawasan BSD.
Oniku Cafe Resmi Hadir di Gramedia World BSD, Cabang Kedua yang Kian Ekspansif
Oniku sebenarnya bukan pemain baru.

Brand ini berdiri sejak 2017 di Jakarta dan kini terus memperluas jangkauannya. Outlet di Gramedia World BSD menjadi cabang kedua Oniku setelah sebelumnya hadir di Karawaci, Tangerang.
Tak hanya itu, Oniku juga memiliki sister company bernama 9 Grams Coffee & Eatery yang telah lebih dulu hadir di Gramedia Bintaro. Ekspansi ini menjadi bukti bahwa konsep yang diusung Oniku mendapat tempat di hati pasar.
“Ini sebenarnya cabang kedua Oniku. Kita berdiri sejak 2017 di Jakarta,” ungkap Owner Oniku Cafe, Bianca Beatrice.
Konsep Affordable Japanese Steak yang Lebih Casual dan Terjangkau
Jika mendengar kata Japanese steak, sebagian orang mungkin langsung membayangkan harga premium yang menguras dompet. Namun Oniku justru hadir dengan pendekatan berbeda.
Konsep utama yang diusung adalah affordable Japanese steak, yakni hidangan steak khas Jepang dengan harga yang lebih ramah di kantong, tanpa mengorbankan kualitas.
Menariknya lagi, Oniku tidak hanya fokus pada steak. Mereka mengemasnya dalam konsep casual Japanese cafe, di mana pengunjung bisa menikmati Steak khas Jepang, Rice bowl, Pasta, Dry ramen, Kopi berkualitas dan Matcha premium.
Ke depannya, Oniku juga berencana menghadirkan menu brunch ala Jepang untuk memperkaya pilihan santapan.
Sebuah konsep yang terasa relevan datang untuk makan steak, tetapi tetap bisa nongkrong santai dengan secangkir kopi atau matcha favorit.
Kolaborasi Oniku dan Gramedia
Yang membuat kehadiran Oniku di Gramedia World BSD terasa berbeda adalah unsur literasi yang tetap dijaga.
Di dalam kafe, Oniku menampilkan showcase komik dan buku dari Gramedia. Pengunjung yang tertarik membeli bisa langsung melakukan transaksi di kasir Gramedia. Konsep ini serupa dengan yang diterapkan di Gramedia Bintaro.
Kolaborasi ini lahir dari pendekatan pihak Gramedia kepada Oniku.
Bahkan sang owner mengaku telah lama mengenal Gramedia sejak kecil sebagai tempat tumbuh bersama buku. Maka ketika ditawari membuka outlet di sini, mereka langsung menyambut dengan antusias.
“Sejak awal proses sampai pembukaan, pihak Gramedia sangat suportif dan positif. Kami sangat berterima kasih diberi kesempatan membuka kafe di sini,” ujar perwakilan Oniku.
Sebagai tuan rumah, Gramedia World BSD memang mengusung konsep berbeda. Tempat ini tidak hanya menghadirkan toko buku, tetapi juga berbagai tenant yang mendukung kebutuhan keluarga.
Menurut Regional Manager Gramedia, Driemirda Primasasi, kehadiran Oniku langsung disambut positif oleh pengunjung karena menawarkan tempat nyaman dengan menu yang sesuai kebutuhan keluarga.
Kehadiran Oniku Cafe di Gramedia World BSD bukan sekadar pembukaan cabang baru. Ini adalah tentang menghadirkan ruang yang lebih hidup, namun sebagai tempat steak bertemu buku, kopi bertemu komik, dan keluarga menemukan alasan untuk berlama-lama.
Dan di tengah hiruk pikuk gaya hidup modern, konsep seperti ini terasa hangat sederhana, terjangkau, tetapi tetap punya karakter.

