INFOTANGERANG.ID- Pemerintah mulai mengunci skenario pengaturan perjalanan untuk mudik Lebaran 2026.

Berdasarkan perhitungan Kementerian Perhubungan, pergerakan pemudik diperkirakan mencapai titik tertinggi pada Rabu, 18 Maret 2026.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa prediksi puncak mudik Lebaran 2026 tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi pengendalian arus kendaraan, khususnya di jalur tol dan akses keluar-masuk kota besar.

Sebagai langkah preventif, pemerintah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dalam dua gelombang, yakni 16–17 Maret 2026 dan 25–27 Maret 2026.

Kebijakan ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki opsi berangkat lebih awal atau menunda perjalanan, sehingga distribusi kendaraan tidak menumpuk dalam satu waktu.

Pendekatan ini diharapkan mampu menekan risiko kemacetan panjang yang kerap terjadi menjelang hari raya.

Selain WFA, skema rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah, lajur pasang surut (contra flow), hingga pembatasan kendaraan melalui aturan ganjil genap akan diterapkan di sejumlah ruas strategis.

Seluruh kebijakan tersebut dirancang untuk memastikan mudik Lebaran 2026 berjalan lebih terkendali, sekaligus meminimalkan hambatan perjalanan darat.

Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi resmi, menyesuaikan waktu keberangkatan dengan kebijakan yang berlaku, serta menyiapkan perjalanan secara matang agar momen pulang kampung tetap nyaman dan aman.

Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026

Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, pemerintah menyiapkan tiga skema utama: one way, contra flow, dan ganjil genap.

1. Jadwal One Way Mudik dan Balik 2026

One Way Arus Mudik

  • Lokasi: KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang–Solo
  • Waktu: 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 00.00 WIB

One Way Arus Balik

  • Lokasi: KM 421 Tol Semarang–Solo hingga KM 70 Tol Jakarta–Cikampek
  • Waktu: 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 00.00 WIB

Sistem satu arah ini diterapkan untuk memperlancar arus kendaraan jarak jauh yang mendominasi saat periode mudik dan balik.

2. Jadwal Contra Flow 2026

Tol Jakarta–Cikampek: 

Arus Mudik Lokal (KM 47 Karawang Barat – KM 70 Cikampek)

  • 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
  • 21 Maret 2026 pukul 12.00–20.00 WIB
  • 22 Maret 2026 pukul 09.00–18.00 WIB

Arus Balik Lokal (KM 70 Cikampek – KM 47 Karawang Barat)

  • 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi)

Arah Jakarta (KM 21 Gunung Putri – KM 8 Cipayung)

  • 24 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB
  • 29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB

3. Jadwal Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026

Arus Mudik

17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Berlaku di:

  • KM 47 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 414 Tol Semarang–Batang
  • KM 31 hingga KM 98 Tol Tangerang–Merak

Arus Balik

23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Berlaku di:

  • KM 414 Tol Semarang–Batang hingga KM 47 Tol Jakarta–Cikampek
  • KM 98 hingga KM 31 Tol Tangerang–Merak

Aturan utama:

Pelat nomor ganjil dilarang melintas pada tanggal genap, begitu pula sebaliknya.

Meski aturan pembatasan diberlakukan, ada beberapa jenis kendaraan yang tidak terkena ketentuan tersebut.

Pengecualian diberikan kepada kendaraan dinas milik TNI dan Polri, ambulans, mobil pemadam kebakaran, angkutan umum dengan pelat kuning, kendaraan yang digunakan penyandang disabilitas, serta armada operasional pengelola jalan tol.

Diskon Tarif Transportasi Mudik Lebaran 2026

Tak hanya rekayasa lalu lintas, pemerintah juga menyiapkan stimulus ekonomi berupa potongan tarif transportasi dengan total anggaran Rp 911,18 miliar.

Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Berikut rinciannya:

1. Angkutan Udara

  • Diskon tiket domestik kelas ekonomi 17–18%
  • Periode: 14–29 Maret 2026
  • Target: 3,3 juta penumpang

2. Angkutan Laut (Penyeberangan)

  • Diskon jasa kepelabuhanan 100%
  • Periode: 12–31 Maret 2026
  • Target: 945.000 kendaraan dan 2,4 juta penumpang

3. Kapal Penumpang

  • Diskon 30% dari tarif dasar
  • Periode: 11 Maret–5 April 2026
  • Target: 445.000 penumpang

4. Kereta Api

  • Diskon 30%
  • Periode: 14–29 Maret 2026
  • Target: 1,2 juta penumpang

Menurut Airlangga, kebijakan diskon ini bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga mendorong mobilitas dan sektor pariwisata nasional.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter