INFOTANGERANG.ID– PT PT Marga Mandalasakti menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik Lebaran 2026 dengan menambah unit gardu layanan transaksi di sejumlah titik strategis ruas Tol Tangerang–Merak.
Penambahan fasilitas tersebut difokuskan pada tiga gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Gerbang Tol Cilegon Timur, dan Gerbang Tol Merak yang menjadi jalur utama menuju Pelabuhan Merak.
Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa selain gardu tandem, pihaknya juga menyiapkan mobile reader untuk mempercepat transaksi saat kondisi lalu lintas padat.
Menurutnya, peningkatan volume kendaraan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026.
Karena itu, pengelola tol memilih memperkuat layanan transaksi agar antrean kendaraan tidak menumpuk di gerbang masuk maupun keluar.
Penambahan gardu dilakukan secara fleksibel menyesuaikan kondisi lapangan.
Hal ini berarti, fasilitas tambahan seperti mobile reader hanya akan dioperasikan saat dibutuhkan, sementara jumlah gerbang tol yang sudah ada tetap dimaksimalkan.
Tol Tangerang-Merak Dilakukan Patroli Lalu Lintas
Selain sisi transaksi, operator jalan tol juga memperkuat patroli lalu lintas, layanan kesehatan, serta kesiapan infrastruktur jalan.
Petugas drainase dan tim perbaikan jalan disiagakan untuk menangani potensi kerusakan perkerasan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Data sementara menunjukkan arus kendaraan menuju arah Merak terus meningkat.
Dalam periode 11 hingga 16 Maret 2026, total kendaraan yang memasuki ruas Tol Tangerang–Merak tercatat mencapai 248.575 kendaraan.
Sementara kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol Merak menuju kawasan pelabuhan selama periode yang sama mencapai 66.016 kendaraan.
PT Marga Mandalasakti memproyeksikan total sekitar 3,5 juta kendaraan akan melintasi ruas Tol Tangerang–Merak selama masa mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 3,4 juta kendaraan.
Kenaikan volume lalu lintas diperkirakan berada pada kisaran 2,5 hingga 2,8 persen dibandingkan periode mudik tahun lalu.
Adapun puncak arus mudik di ruas tol ini diprediksi terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, seiring meningkatnya kendaraan yang bergerak menuju Pelabuhan Merak untuk penyeberangan ke Pulau Sumatra

