INFOTANGERANG.ID-  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan banjir Jakarta yang masih menggenangi sejumlah wilayah hingga Kamis malam, pukul 20.00 WIB.

Total, 132 rukun tetangga (RT) dan 22 ruas jalan di lima kota administrasi terdampak genangan air.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut banjir Jakarta dipicu oleh curah hujan tinggi yang disertai luapan sejumlah sungai.

“Penyebab utama banjir adalah intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya beberapa aliran sungai,” ujar Yohan di Jakarta, Kamis.

Rawa Buaya Terdampak Terparah Banjir Jakarta

BPBD mencatat, genangan tertinggi terjadi di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter atau 1,5 meter. Selain permukiman warga, genangan juga meluas ke ruas-ruas jalan utama yang mengganggu mobilitas masyarakat.

Hingga malam hari, banjir tercatat melanda wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Sebaran 132 RT yang Terendam Banjir

Berikut rincian wilayah terdampak banjir berdasarkan data BPBD DKI Jakarta:

Jakarta Barat – 31 RT

  • Duri Kosambi: 5 RT (50–80 cm)
  • Kapuk: 3 RT (40–65 cm)
  • Kedaung Kali Angke: 8 RT (70–80 cm)
  • Rawa Buaya: 5 RT (45–150 cm)
  • Kedoya Utara: 7 RT (15–80 cm)
  • Sukabumi Selatan: 2 RT (20 cm)
  • Sukabumi Utara: 1 RT (30 cm)
  • Jakarta Pusat – 27 RT
  • Karet Tengsin: 27 RT (30–70 cm)

Jakarta Selatan – 46 RT

  • Pondok Labu: 1 RT (50 cm)
  • Cipete Utara: 3 RT (80 cm)
  • Petogogan: 26 RT (50 cm)
  • Cipulir: 1 RT (60 cm)
  • Pondok Pinang: 4 RT (70 cm)
  • Pela Mampang: 9 RT (90 cm)
  • Cilandak Timur: 2 RT (55 cm)

Jakarta Timur – 26 RT

  • Rawa Terate: 1 RT (90 cm)
  • Lubang Buaya: 1 RT (30 cm)
  • Bidara Cina: 4 RT (65–85 cm)
  • Kampung Melayu: 4 RT (75–100 cm)
  • Cawang: 5 RT (50 cm)
  • Cililitan: 2 RT (50 cm)
  • Cipinang Melayu: 5 RT (75 cm)
  • Makasar: 4 RT (30 cm)

Jakarta Utara – 2 RT

  • Kapuk Muara: 2 RT (40 cm)

Selain permukiman, 22 ruas jalan dilaporkan ikut terendam banjir, menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sejumlah titik. BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan bantaran sungai.

Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan situasi melalui kanal resmi BPBD dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Nadia Lisa Rahman
Editor
Nadia Lisa Rahman
Reporter