INFOTANGERANG.ID- Banjir rob kembali merendam kawasan pesisir di Kabupaten Tangerang, Banten.

Kali ini, genangan air laut masuk hingga ke permukiman warga di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, pada Jumat (20/2/2026).

Ratusan keluarga terdampak akibat limpasan air laut yang naik bersamaan dengan tingginya curah hujan.

Air tidak hanya menggenangi jalan lingkungan, tetapi juga merembes ke dalam rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyebutkan bahwa wilayah paling terdampak banjir rob berada di RW 003 Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir.

“Total ada 521 keluarga yang terdampak banjir rob di Desa Tanjung Pasir,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan sementara, ketinggian air berkisar antara 30 hingga 40 sentimeter. Kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas warga, terutama karena air masuk hingga ke dalam rumah.

Banjir rob terjadi akibat pasang air laut di pesisir utara Tangerang yang berbarengan dengan intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kombinasi kedua faktor ini membuat air laut meluap dan sulit segera surut.

“Air rob bukan cuma menggenang di jalanan, tapi juga masuk ke dalam rumah warga,” jelas Taufik.

Meski ratusan keluarga terdampak, hingga kini tidak ada warga yang mengungsi. Sebagian besar memilih tetap bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

Kondisi ini dinilai masih dapat dikendalikan karena ketinggian air belum mencapai level yang membahayakan keselamatan jiwa.

Namun, potensi genangan susulan tetap diwaspadai jika pasang laut kembali terjadi.

Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan bantuan logistik untuk warga terdampak.

“Kebutuhan saat ini adalah logistik. Pemerintah desa sudah kami arahkan untuk berkoordinasi dan datang ke kantor BPBD,” tambah Taufik.

Bantuan yang diprioritaskan meliputi kebutuhan pokok harian serta perlengkapan darurat bagi warga yang rumahnya tergenang.

Banjir rob sendiri menjadi persoalan rutin di wilayah pesisir utara Tangerang, terutama saat periode pasang maksimum air laut dan musim hujan berlangsung bersamaan.

Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan dalam beberapa hari ke depan.

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Iis Suryani
Editor
Iis Suryani
Reporter