Jantung Koroner “Silent Killer” Masih Berada di Peringkat Pertama Penyakit Paliing Mematikan di Dunia

Dr. Utojo Lubiantoro saat pemaparan materi seminar awam, “Isu Seputar Ring Jantung” di di the Springs Club, Gading Serpong. Sabtu, 11 Maret 2023. (Foto : dok)

Infotangerang.id – Berdasarkan data WHO, penyakit jantung koroner tetap menduduki peringkat pertama sebagai penyakit yang paling mematikan di dunia hingga detik ini, dan dikenal sebagai si ‘SILENT KILLER’.

Sayangnya hal tersebut tidak berbanding lurus dengan pengetahuan masyarakat terkait hal tersebut.

Padahal kondisi ini sangat bisa ditekan bila masyarakat mengenal gejala-gejala awalnya dan waspada terhadap faktor-faktor resiko

yang dimiliki serta teratur melakukan pemeriksaan kesehatan jantung sebagai bagian dari pencegahan serangan jantung.

Pemasangan ring atau stent jantung memang merupakan salah satu solusi yang tergolong aman.

Tetapi apa itu ring jantung, kapan seseorang memerlukannya, serta apa resikonya, masih banyak orang yang belum memahaminya.

Dr Utojo Lubiantoro, SpJP, FIHA (Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah) dari Jakarta Heart and Vascular Center (JHVC) di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading menjelaskan

kurangnya pemahaman masyarakat terkait hal ini tentunya dapat mempengaruhi pengambilan keputusan ketika dihadapkan dengan pilihan yang ditawarkan oleh dokter.

“Pengetahuan yang minim dan tidak benar tentu dapat merugikan dan membahayakan si pasien”, kata Dr Utojo Lubiantoro usai menjadi pemateri seminar awam bertema “Isu Seputar Ring Jantung” di di the Springs Club, Gading Serpong. Sabtu, 11 Maret 2023.

Dokter spesialis dengan pengalaman lebih dari 20 tahun ini bukan hanya dikenal tegas dan detil, tetapi juga sangat perhatian kepada para pasiennya.

Ia juga selalu memberikan arahan serta penjelasan yang sangat mudah dimengerti.

Tak heran, JHVC menjadi primadona banyak pasien dengan gangguan jantung hingga hari ini.

“Seminar awam ini diselenggarakan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat mengambil keputusan yang bijaksana jika dihadapkan dengan situasi terkait gangguan kesehatan jantung, baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya” kata Dr. Utojo.

Antusiasme masyarakat sangat terlihat dengan banyaknya peserta yang hadir pada acara ini.

Bukan hanya masyarakat umum dari usia dewasa hingga usia lanjut,

acara ini juga dihadiri oleh berbagai perusahaan asuransi dan perwakilan dari komunitas-komunitas yang tertarik untuk mendapatkan pemahaman terkait isu seputar ring jantung.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat sebenarnya haus untuk mengetahui hal ini”, dr Utojo menambahkan.

Oleh karena itu, beliau menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukannya secara berkala di berbagai lokasi.

“Banyaknya orang yang hadir pada seminar kali ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat sebenarnya sangat butuh untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang benar.”tandasnya.(ASN)

1 Komentar

Sudah ditampilkan semua

Komentar ditutup.