Manfaat Daun Kelor untuk Penyakit Jantung

manfaat daun kelor untuk penyakit jantung

Infotangerang.id- Manfaat daun kelor yang telah dikenal sejak lama ini, ternyata memiliki kandungan yang dapat mengobatai penyakit jantung.

Tanaman Moringa oleifera (MOI), atau kelor, telah dikenal sejak lama karena manfaat kesehatannya yang luar biasa.

Tanaman ini bahkan telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional di berbagai negara dan budaya sebagai obat herbal.

Daun kelor juga mudah ditemui dimana saja karena berasal dari daerah tropis dan subtropis.

Berdasarkan pengalaman yang teruji, berbagai bagian tanaman ini, termasuk akar, daun, dan bijinya, dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti inflamasi, infeksi, gangguan pencernaan, dan gangguan jantung.

Minyak biji kelor biasanya mengandung senyawa fenol, termasuk flavonoid, yang memiliki sifat antioksidan.

Salah satu manfaat utama MOI yang semakin dikenal adalah kemampuannya dalam meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Sejumlah penelitian yang telah dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh daun kelor terhadap kesehatan, terutama terkait dengan jantung dan pembuluh darah.

Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mengandung senyawa aktif seperti kumarin dan polifenol, yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Senyawa-senyawa ini diyakini membantu dalam perbaikan dan pencegahan penyakit jantung.

Manfaat Daun Kelor untuk Penyakit Jantung

manfaat daun kelor untuk penyakit jantung
manfaat daun kelor untuk penyakit jantung

Selain memiliki manfaat untuk penyakit jantung yang telah disebutkan tadi, ada manfaat lain dari daun kelor yang baik untuk jantung maupun pembuluh darah.

Melansir dai rsisurabahaya.com, berikut penjelesan terkait manfaat daun kelor untuk penyakit jantung:

1. Membantu Mengobati Penyakit Jantung

Senyawa bioaktif seperti flavonoid yang terdapat dalam daun kelor memiliki efek antioksidan yang dapat membantu dalam pengobatan penyakit yang terkait dengan stres oksidatif, termasuk penyakit jantung dan pembuluh darah.

Salah satu senyawa tersebut, quercetin, yang diekstrak dari daun kering kelor, terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dan lemak jahat.

Daun kelor juga mampu menurunkan tekanan darah tinggi, serta memiliki efek antidiabetik pada hewan yang mengalami obesitas.

Kandungan karotenoid dalam ekstrak daun kelor juga berperan penting dalam melindungi membran lipid dari peroksidasi serta mencegah terjadinya reaksi berantai dari radikal bebas.

2. Menurunkan Kolesterol

Manfaat daun kelor lainnya adalah mampu menurunkan kadar kolesterol.

Ekstrak daun kelor mengandung beta-sitosterol, yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol dengan mengurangi konsentrasi LDL dalam darah dan menghambat reabsorpsi kolesterol dari sumber endogen.

Selain itu, kandungan flavonoid dan polifenol dalam ekstrak tersebut memiliki kemampuan untuk meningkatkan aktivitas Superoxide Dismutase (SOD) dan katalase, serta mengurangi kadar lipid peroksidase.

Hal ini pada akhirnya dapat mengakibatkan penurunan kadar kolesterol.

Penelitian yang dilakukan pada hewan yang mengalami hipertensi, membuktikan bahwa daun kelor yang mengandung niarzimin A, niarzimin B, dan niazimincin mampu menurunkan kadar kolesterol.

3. Melindungi Jantung

Penelitian pada hewan yang mengalami kerusakan pada otot jantung menunjukkan bahwa ekstrak butanolik dari daun kelor mengandung senyawa bioaktif yang memiliki efek perlindungan terhadap jantung.

Dalam eksperimen tersebut, ekstrak butanolik dari MOI telah terbukti memiliki sifat-sifat yang melindungi otot jantung dari kerusakan.

4. Mampu Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat daun kelor yang selanjunya adalah mampu menurunkan tekanan darah.

Pada penelitian lanjutan yang dilakukan pada hewan percobaan, khususnya tikus, untuk menyelidiki mekanisme bagaimana daun kelor menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan produksi nitrogen oksida (NO).

Dalam penelitian ini, pemberian ekstrak air MOI melalui infus cairan menunjukkan efek penurunan tekanan darah yang berkelanjutan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Namun, penting untuk diingat bahwa temuan dari penelitian ini belum cukup untuk membuat rekomendasi resmi terkait kesehatan.

Jika seseorang mengalami hipertensi atau masalah kesehatan lainnya, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen atau mengubah pengobatan yang sudah diresepkan.

Selain memiliki segudang manfaat untuk jantung dan pembuluh darah, daun kelor juga mampu mengobati penyakit lainnya.

Melansir dari tangselife.com daun kelor juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti menurunkan kadar gula dalam darah, menangkal radikal bebas, hingga menghambat perkembangan sel kanker.

Namun, meskipun memiliki banyak sekali manfaat, ada baiknyauntuk melakukan pencegahan kemungkinan efek samping yang timbul akibat mengonsumsi daun kelor.

Penting untuk diingat bahwa Moringa oleifera dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.

Oleh karena itu, disarankan untuk mencari informasi tambahan dari sumber yang terpercaya dan berkonsultasi dengan tenaga medis.

Agar nantinya ketika memutuskan untuk menggunakan Moringa oleifera sebagai suplemen atau bagian dari rencana pengobatan, tidak terjadi efek samping yang berbahaya.