Infotangerang.id – Kementrian Agama atau Kemenag Kabupaten Tangerang bakal terjun kelokasi terkait keadaan sarana prasarana Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Khaeriyah Cisoka.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) pada Kemenag Kabupaten Tangerang, Hasim mengatakan bahwa pihaknya bersama pengawas Madrasah akan melihat secara langsung ke sekolah tersebut.

“Kemenag Kabupaten Tangerang akan melihat secara langsung bersama dengan pengawas Madrasah,” kata Hasim saat dikonfirmasi Infotangerang.id, Kamis, 25 Juli 2024.

Hasim menjelaskan, pihak sekolah harus melakukan pengajuan proposal bantuan melalui Sistem Informasi Sarana dan Prasarana Madrasah (SIM-Sarpras) kepada Kemenag Kabupaten Tangerang. Di mana nantinya akan mendapatkan bantuan yang telah disiapkan sistem bantuan berupa rehabilitasi berat maupun ringan.

“Nantinya akan dilakukan survei terhadap kebutuhan yang paling prioritas yakni madrasah yang gedungnya sudah sangat tidak layak,” jelas Hasim.

Menurut Hasim, terkait pengajuan proposal tersebut pihaknya hanya bisa merekomendasi, namun tidak bisa menentukan dapat atau tidaknya.

“Kita sering memfasilitasi Madrasah swasta untuk rekomendasi, tapi gabisa menentukan atau memutuskan. Soalnya berdasarkan melalui SIM-Sarpras itu,” ujarnya.

Mudah-mudahan, kata Hasim, hal ini bisa momentum pemerintah pusat, daerah yayasan penyelenggara dan pengelola Madrasah untuk bersama-samw membangun dan mengembangkan pendidikan.

Baik Madrasah yang dibawah naungan Kemenag maupun sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan.

“Sejatinya sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang itu harus bersama sama akan menjalankanbamany UUD 1945 dalam mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.

Sebelumnya, diketahui MIS Al-Khaeriyah kondisinya sangat memprihatikan dan beberapa ruang kelasnya sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar (KBM).

Di mana, terdapat tiga ruang kelas yang digunakan untuk KBM itu dengan kondisi atap yang hampir roboh dan batang kayu nya pun telah keropos.

Selain itu, terlihat juga lantainya pun telah kusam, dan sarana lainnya sudah tidak layak pakai.

Kepala Madrasah (Kamad) Al-Khaeriyah, Ahmad Umar mengungkapkan kondisi ruang kelas yang memprihatinkan itu sejak empat tahun lalu pada 2019.

Di mana, pihaknya juga telah melakukan pengajuan proposal kepada pemerintah daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi.

“Dewan pun sudah kita ajukan, tap kenyataannya sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” ungkapnya kepada Infotangerang.id

Baca berita lainnya di Infotangerang dan Tangselife

Dapatkan Berita Terbaru lainya dengan Mengikuti Google News Infotangerang
sosmed-whatsapp-green Follow WhatsApp Channel Infotangerang
Follow
Malik Abdul Aziz
Editor
Dimas Wisnu Saputra
Reporter